IJTI Berkomitmen Kawal Demokrasi di Indonesia

Kamis, 10 November 2016 - 19:01 WIB
IJTI Berkomitmen Kawal...
IJTI Berkomitmen Kawal Demokrasi di Indonesia
A A A
JAKARTA - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengungkapkan, bangsa Indonesia pada Februari 2017 akan melakukan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara serentak. Proses demokrasi ini sudah mulai bergulir dengan diawali masa kampanye.

Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana mengatakan, pers yang menjadi pilar demokrasi ke empat di Indonesia memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga proses demokrasi berjalan sesuai undang-undang dan membuat publik memiliki pemimpin sesuai harapan.

"Produk-produk pers yang beretika dan bertanggung jawab diperlukan untuk memperkokoh proses demokrasi yang sedang berlangsung," kata Yadi Hendriana dalam siaran pers, Kamis (10/11/2016).

Yadi menjelaskan, mengacu pada kondisi di atas, maka pers Indonesia meneguhkan komitmen untuk bersama-sama menjaga proses demokrasi secara benar dan baik.

Berikut komitmen IJTI terhadap proses demokrasi di Indonesia:

1 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keberagaman dengan mendorong pembangunan manusia yang lebih baik melalui pemberitaan yang positif.

2 Senantiasa menyampaikan berita berimbang, objektif, sesuai kode etik jurnalistik, dan perundangan yang berlaku.

3 Tidak membuat berita yang akan mendorong terciptanya konflik suku, adat istiadat, ras, dan antargolongan (SARA).

4 Selalu menjaga produk pers yang kami buat supaya tidak berimplikasi negatif bagi masyarakat luas.

5 Mendorong semua pihak untuk membangun suasana yang kondusif untuk terciptanya rasa aman bagi masyarakat.

6 Menjunjung tinggi independensi, tidak partisan, dan mencegah kegiatan serta perilaku yang merendahkan harkat dan martabat pers.

Penandatanganan komitmen ini dilakukan hari ini 10 November, oleh para pimpinan media telivisi ini disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Ketua KPI Yuliandre Darwis, Dewan Pers, Ketua Umum IJTI, Sekjen AJI Arfi Bambani.
(maf)
Berita Terkait
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Media Harus Tanamkan...
Media Harus Tanamkan Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan
Kebakaran Jakarta Islamic...
Kebakaran Jakarta Islamic Center Jadi Pemberitaan Media Asing
Kunjungi iNews Media...
Kunjungi iNews Media Group, Kadispenad Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
IJTI Imbau Media Tidak...
IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
iNews Media Group Temui...
iNews Media Group Temui Mensos Risma Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
Berita Terkini
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved