Jokowi Ingatkan Pembangunan dan HAM di Papua Harus Sinkron

Selasa, 08 November 2016 - 17:55 WIB
Jokowi Ingatkan Pembangunan...
Jokowi Ingatkan Pembangunan dan HAM di Papua Harus Sinkron
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui, proses pembangunan di Papua ‎dinilai tidak cukup dengan anggaran yang disiapkan. Alokasi anggaran yang mencapai Rp85,7 triliun itu pun tidak sebanding dengan kesejahteraan yang ingin dicapai di Papua.

Jokowi mengatakan, pembangunan di Papua bukan soal besaran anggaran, melainkan perencanaan yang matang. Menurutnya, sektor pembangunan di Papua belum berjalan terpadu.

"Sehingga belanja pembangunan tidak efektif," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas 'Review Pembangunan Papua' di Kantornya, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

Jokowi mengaku, melihat bahwa kementerian atau lembaga lebih cenderung memilih pembangunan di wilayah-wilayah yang mudah dijangkau. Sehingga Papua yang dianggap memiliki akses sulit kerap menjadi hambatan.

Jokowi mendorong agar pembangunan di Papua fokus pada peningkatan akses serta sektor pendidikan dan kesehatan untuk diutamakan.

"Meski tahun 2015 sudah mengalami peningkatan 0,50 poin indeks pembangunan manusia di Papua, saat ini masih di bawah 60 artinya masih pada posisi yang rendah," paparnya.

Selain itu kata Jokowi, pembangunan di Papua juga diminta memperhatikan faktor sosial lainnya. Dia meminta agar pembangunan di Papua tetap memperhatikan masalah Hak Asasi Manusia (HAM).

"Terakhir saya ingatkan agar pelaksanaan pembangunan di Papua juga harus memperhatikan nilai-nilai hak asasi manusia, tata kelola pemerintahan yang baik," ucapnya.

"Memegang teguh nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Papua. Rakyat Papua harus libatkan dalam setiap proses pembangunan dan jangan sampai justru rakyat hanya jadi penonton saja," tandas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved