PBNU: Tidak Tepat Aksi 4 November Ditunggangi Kelompok Tertentu

Senin, 07 November 2016 - 18:48 WIB
PBNU: Tidak Tepat Aksi...
PBNU: Tidak Tepat Aksi 4 November Ditunggangi Kelompok Tertentu
A A A
JAKARTA - Usai ditemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan pernyataan sikap terkait situasi dan kondisi kebangsaan yang terjadi saat ini.

‎"Mencermati perkembangan situasi, saatnya memenuhi rasa keadilan masyarakat," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj memulai pernyataan sikap PBNU, di Kantornya, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Said menyampaikan, aksi demonstrasi sebagai bagian proses demokrasi yang tulus dan beradab dengan tujuan untuk mengingatkan kepemimpinan. Menurutnya, hakikat kepemimpinan adalah menjaga ucapan agar tak menimbulkan kontroversi bahkan perpecahan.

Menurutnya, saat ini waktu yang tepat untuk memperkokoh tali ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathoniah secara Islam dan kebangsaan, serta ukhuwah insaniah secara bersama-sama‎ umat manusia.

"Tidak tepat untuk menstigma bahwa aksi empat 11 ditunggangi kelompok-kelompok tertentu. Lebih bijaksana bagi semua pihak hendaknya mengambil pelajaran dari aksi tersebut," tutur Said.

Selain itu, Said meminta aparat penegak hukum menindak pihak yang dianggap telah merusak kemurnian aksi 4 November lalu. Dia menduga, kericuhan demonstrasi dilakukan oknum yang ingin merusak kesucian aksi 4 November.

PBNU mengaku kelambanan pemerintah dalam melakukan komunikasi dengan rakyatnya. Maka itu, pihaknya menyarankan agar pemerintah membangun dialog yang intensif dengan seluruh lintas tokoh pemuka agama, sehingga terbangun suasana yang kondus‎if

"Terakhir menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu senantiasa membangun ukhuwah dalam memperkokoh ikatan kebangsaan kita," ungkap Said.

"Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran yang paling berharga baik kita sebagai bangsa, sehingga tidak terulang di kemudian hari," tandas Said yang mengklaim pernyataan sikap itu juga disampaikan kepada Jokowi.
(maf)
Berita Terkait
Polisi Tangkap Mahasiswa...
Polisi Tangkap Mahasiswa Pendemo PPKM di Tangsel, Beberapa Reaktif Corona
Peringati Hari Pahlawan,...
Peringati Hari Pahlawan, TNI AL Tabur Bunga dari Atas KRI Semarang-594
Waspada Cuaca Ekstrem...
Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta 3-4 November
Polisi: 3.385 Personel...
Polisi: 3.385 Personel Gabungan Siap Amankan Demo Tolak PPKM Level 4
Profil 4 Personel Coldplay,...
Profil 4 Personel Coldplay, Siap Guncang Jakarta November 2023
Demo PPKM di Kantor...
Demo PPKM di Kantor Bupati Tangerang, Belasan Aktivis HMI Diamankan dan Diswab
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved