Pengamanan Wilayah RI, Kebutuhan Ideal Brimob 3.000 Personel
Selasa, 01 November 2016 - 02:09 WIB
Pengamanan Wilayah RI, Kebutuhan Ideal Brimob 3.000 Personel
A
A
A
DEPOK - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, soal status siaga I yang ramai diberitakan saat ini hanya berkaitan dengan Korps Brimob saja. Karena kebutuhan akan Brimob banyak sekali, misalnya untuk ke Poso dan ke daerah rawan bencana.
"Oleh karena itu Brimob diberlakukan siaga itu sebagai salah satu bentuk konsulidasi internal. Biarkanlah Brimob yang melakukan pengaturan jadi jangan disalahkan dengan siaga I. Tapi itu berkaitan dengan konsolidasi personel yang terbatas tapi untuk medan tugas yang cukup banyak," ujar Boy di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin (31/10/2016).
Dikatakan Boy, kebutuhan ideal Brimob sebanyak 3.000 personel untuk mengamankan wilayah Indonesia. Ditambah lagi Brimob juga diminta oleh beberapa Polda untuk pengamanan pilkada.
"Karena itu Mabes Polri harus mengkosolidasikan kekuatan Brimob yang ada," tandas mantan Kapolda Banten ini.
Berkaitan dengan pengamanan unjuk rasa pada 4 November nanti, kata dia, pihaknya sudah telah mempercayakan Polda Metro Jaya bersama dengan unsur-unsur terkait seperti TNI dan kepala daerah. Pihaknya lantas mengajak masyarakat secara bersama-sama agar proses unjuk rasa ini berjalan tertib dan tidak melakukan aksi anarkis.
"Itu langkah yang sudah dilakukan," tandasnya.
"Oleh karena itu Brimob diberlakukan siaga itu sebagai salah satu bentuk konsulidasi internal. Biarkanlah Brimob yang melakukan pengaturan jadi jangan disalahkan dengan siaga I. Tapi itu berkaitan dengan konsolidasi personel yang terbatas tapi untuk medan tugas yang cukup banyak," ujar Boy di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin (31/10/2016).
Dikatakan Boy, kebutuhan ideal Brimob sebanyak 3.000 personel untuk mengamankan wilayah Indonesia. Ditambah lagi Brimob juga diminta oleh beberapa Polda untuk pengamanan pilkada.
"Karena itu Mabes Polri harus mengkosolidasikan kekuatan Brimob yang ada," tandas mantan Kapolda Banten ini.
Berkaitan dengan pengamanan unjuk rasa pada 4 November nanti, kata dia, pihaknya sudah telah mempercayakan Polda Metro Jaya bersama dengan unsur-unsur terkait seperti TNI dan kepala daerah. Pihaknya lantas mengajak masyarakat secara bersama-sama agar proses unjuk rasa ini berjalan tertib dan tidak melakukan aksi anarkis.
"Itu langkah yang sudah dilakukan," tandasnya.
(kri)