Hendropriyono Diyakini Kooperatif Terkait Kasus Pembunuhan Munir

Rabu, 26 Oktober 2016 - 19:16 WIB
Hendropriyono Diyakini...
Hendropriyono Diyakini Kooperatif Terkait Kasus Pembunuhan Munir
A A A
JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono diyakini kooperatif terhadap aparat penegak hukum terkait kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Diketahui, Munir meninggal akibat racun arsenik saat menuju Amsterdam, Belanda, untuk melanjutkan kuliah pascasarjana, pada 7 September 2004, ‎di atas pesawat Garuda ‎dengan Nomor GA-974.

‎Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan‎ mengatakan, Hendropriyono sebagai Kepala BIN di era Pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Dia pun berharap kepada aparat penegak hukum untuk tidak sungkan memeriksa Hendropriyono. Hal demikian jika ada dugaan keterlibatan Hendropriyono dalam kasus pembunuhan Munir.‎

"Jadi, sebenarnya kalau ada dugaan keterlibatan dia tidak sungkan untuk panggil, kalau dipanggil gue yakin Pak Hendro pasti datang," kata Trimedya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Dirinya pun ‎meminta kejaksaan agar tidak terpaku dengan dokumen asli TPF Munir untuk menuntaskan kasus yang terjadi belasan tahun itu.

Hilangnya dokumen asli yang dimiliki pemerintah itu diharapkannya tidak dijadikan alasan kejaksaan tak melanjutkan pengusutan kasus itu. Sebab dia yakin tiap anggota TPF memiliki dokumen tersebut.

‎"Dokumen itu bisa menjadi kebijakan penyelesain pelanggaran HAM, dan juga dalam ketentuannya tidak ada bertindak atas dokumen asli," tuturnya.

Adapun aktor intelektual kasus itu belum terang benderang hingga kini. Sejauh ini baru dua orang dihukum, yakni Pilot Garuda Indonesia Pollycarpus Budihari Priyanto dan Direktur Utama Garuda Indonesia Indra Setiawan.
(maf)
Berita Terkait
Aksi Soliditas untuk...
Aksi Soliditas untuk Munir
Aksi 21 Tahun Kasus...
Aksi 21 Tahun Kasus Munir: Aktivis Desak Komnas HAM Tetapkan Pelanggaran Berat HAM
KASUM Harap Meninggalnya...
KASUM Harap Meninggalnya Pollycarpus Tidak Menghentikan Penyelesaian Kasus Munir
Suciwati Ungkap Fatka-fakta...
Suciwati Ungkap Fatka-fakta Kematian Munir ke Komnas HAM
Refleksi Mengenang Kematian...
Refleksi Mengenang Kematian Munir
Aksi Kamisan Mengenang...
Aksi Kamisan Mengenang 18 Tahun Kematian Kasus Munir
Berita Terkini
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved