Dua Tahun Jokowi-JK, Poros Maritim Mundur

Selasa, 18 Oktober 2016 - 20:08 WIB
Dua Tahun Jokowi-JK,...
Dua Tahun Jokowi-JK, Poros Maritim Mundur
A A A
JAKARTA - Konsep Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang digagas Presiden Joko Widodo‎ (Jokowi) dikritik. Pasalnya, selama hampir dua tahun pemerintahan‎ ini bekerja, gagasan itu belum tercapai.

"‎Poros maritim yang bukannya semakin tercapai tapi malah mundur," ujar Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/10/2016).‎

Dia mengatakan, setelah pemberantasan kasus pencurian ikan (illegal fishing) berjalan cukup baik, tapi kekuatan perikanan nasional pun dilemahkan, b‎ahkan menuju kehancuran yang semakin terpuruk.

"Jadi bila ada yang kurang dari Pemerintahan Jokowi, maka kegagalan terbesarnya adalah dunia perikanan dan kelautan yang terpuruk, kita sangat prihatin karena justru itu program unggulan dan janji Jokowi untuk wujudkan poros maritim yang semakin jauh‎," tutur‎ wakil sekretaris jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ‎ini.

Adapun bidang kedaulatan pangan selama dua tahun pemerintahan ini dianggap cukup membawa kemajuan dan harus dilanjutkan melalui kemandirian pangan di tingkat provinsi. Sehingga, lanjut dia, tiap provinsi bisa memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari secara mandiri tanpa harus tergantung dari provinsi lain.‎

"Bahkan dana desa harus dimanfaatkan membentuk Bumdes Bulog Mandiri sehingga kedaulatan pangan menjadi tangguh sampai di tingkat desa," paparnya.

Di samping itu, menurut dia, dibongkarnya praktik pungutan liar (Pungli) belum lama ini ‎harus dilanjutkan dengan konsisten di lapangan, hingga ‎persoalannya tidak menjadi budaya dan tidak berhenti hanya di media. Dia menambahkan, ‎waktu efektif Presiden Jokowi dan kabinetnya tinggal dua tahun yang sangat menentukan.

Bila dua tahun tidak ada perkembangan yang berarti, tambah dia, itu sangat memengaruhi keberhasilan pemerintah. Maka semuanya harus fokus mencapai ukuran-ukuran kinerja sesuai tugas, pokok dan fungsinya.

"Jadi sisa waktu ini, pemerintah harus benar-benar fokus pada visi-misi awal karena sejak awal pemerintahan ini sudah memiliki visi besar maupun ukuran-ukuran konkret yang mau dicapai," pungkasnya.‎ Diketahui, pada 20 Oktober nanti, Pemerintahan Jokowi-JK genap dua tahun.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved