Perludem Khawatir Revisi UU Pemilu Hanya Untungkan Segelintir Elite

Senin, 17 Oktober 2016 - 17:22 WIB
Perludem Khawatir Revisi...
Perludem Khawatir Revisi UU Pemilu Hanya Untungkan Segelintir Elite
A A A
JAKARTA - Perangkat hukum pemilu yang demokratis dinilai masih menjadi persoalan di Indonesia. Hingga 18 tahun umur reformasi, sejumlah perhelatan pemilu telah dilewati minus perangkat hukum yang demokratis.

Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengungkapkan, penyebab ketiadaan perangkat hukum yang demokratis lantaran pemerintah dan DPR kerap mengubah kerangka hukum yang mengatur pemilu tersebut.

"Tiap menjelang pemilu kejadiannya berulang, bagaimana kerangka hukum pemilu kita diubah, tidak pernah komprehensif dan hasilnya tidak sepenuhnya mewujudkan pemilu yang adil dan demokratis," ujar Titi dalam Focus Group Discussion di Kantor DPP Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Titi melanjutkan, pembahasan perangkat hukum tetang pemilu (UU Pemilu) membutuhkan waktu yang panjang. Sementara itu, draf revisi UU Pemilu yang seharusnya sudah diserahkan ke DPR ternyata masih mandeg di meja pemerintah.

"Sementara tahapan pemilu sudah mulai tahun depan. Pembahasan UU tentunya tidak bisa dilakukan dengan cepat," kata Titi.

Titi mengaku khawatir bahwa nantinya revisi UU Pemilu yang dilakukan DPR justru gagal mengoreksi secara komprehensif dan hanya menjadi representasi elite.

Selain soal molornya waktu pembahasan revisi UU Pemilu, Titi juga menyebut sejumlah problem dalam pemilu di Indonesia. Salah satunya terkait penegakan hukum. Penegakan hukum dianggap belum mampu memberikan keadilan bagi pemilih atau peserta pemilu.

"Belum lagi soal kecurangan dan perubahan suara dari pemilu. Ini harus dijawab oleh revisi UU Pemilu," ucap Titi.
(kri)
Berita Terkait
Manik Marganamahendra...
Manik Marganamahendra Harap Partai Perindo Terlibat Susun Revisi UU Pemilu
Perludem dan Partai...
Perludem dan Partai Perindo Sebut Revisi UU Pemilu Penting karena Banyak Kekurangan
17 Juta Suara Rakyat...
17 Juta Suara Rakyat Indonesia Hangus dalam Pemilu 2024, Perindo Desak Revisi UU Pemilu
Perkuat Demokrasi, Sekjen...
Perkuat Demokrasi, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong DPR Percepat Revisi UU Pemilu
Jika Gugatan Ambang...
Jika Gugatan Ambang Batas Presiden Ditolak, Perindo dan Partai Non-Parlemen Ajukan JR
Ferry Kurnia Rizkiyansyah:...
Ferry Kurnia Rizkiyansyah: Revisi UU Pemilu dan Pilkada Perlu Pendekatan yang Komprehensif dan Jelas
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved