HT : Kunci Sukses Kerja Keras yang Progresif dan Berinovasi
Selasa, 11 Oktober 2016 - 01:21 WIB
HT : Kunci Sukses Kerja Keras yang Progresif dan Berinovasi
A
A
A
KEBUMEN - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) memotivasi santri Ponpes Al-Falah, Kebumen, Jawa Tengah, Senin (10/10/2016). Dia menekankan pentingnya kerja keras secara progresif untuk meraih kesuksesan. "Bangun kesuksesan dengan kerja keras yang progresif. Tingkatkan kapasitas, selalu berinovasi," ujarnya.
Menurutnya banyak orang yang terjebak, bekerja terlalu keras tetapi tak kunjung sukses. Sebab, mereka hanya mengulangi rutinitas. "Kerja keras saja tidak menjamin kita berhasil. Jadi, yang harus kita lakukan kerja keras yang progresif," tegas pria yang meraih gelar Master of Business Administration dari Ottawa University, Kanada itu.
Dia mengatakan, sukses merupakan proses yang harus dibangun. Tak tergantung usia, masa lalu dan lama bekerja. "Kalian punya hak untuk sukses, jangan pernah khawatir. Menurut survei, 85% kekhawatiran tidak terbukti. Orang yang hidupnya penuh kekhawatiran nggak bisa maju," tutur HT.
Kesuksesan, lanjut HT, harus diawali dari visi yang jelas. Seperti dirinya, memiliki visi menjadi pengusaha sehingga langsung mendirikan perusahaan selepas menyelesaikan pendidikan S2-nya. "Tindakan itu berlandaskan visi yang jelas, pelaksanaannya dengan kerja keras yang progresif," katanya.
Ayah lima anak itu menambahkan, peran seorang ibu bagi kesuksesan anak-anaknya sangat besar. Dia mengalaminya sendiri. Pernah sangat malas, dia berubah sangat rajin setelah terus-menerus dinasehati dan dimotivasi sang ibu yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur.
"Ibu-ibu yang punya anak bandel, jangan takut, mereka bisa berubah seperti saya. Kuncinya sabar dan terus mendidik mereka," ungkapnya lalu tersenyum.
Menurutnya banyak orang yang terjebak, bekerja terlalu keras tetapi tak kunjung sukses. Sebab, mereka hanya mengulangi rutinitas. "Kerja keras saja tidak menjamin kita berhasil. Jadi, yang harus kita lakukan kerja keras yang progresif," tegas pria yang meraih gelar Master of Business Administration dari Ottawa University, Kanada itu.
Dia mengatakan, sukses merupakan proses yang harus dibangun. Tak tergantung usia, masa lalu dan lama bekerja. "Kalian punya hak untuk sukses, jangan pernah khawatir. Menurut survei, 85% kekhawatiran tidak terbukti. Orang yang hidupnya penuh kekhawatiran nggak bisa maju," tutur HT.
Kesuksesan, lanjut HT, harus diawali dari visi yang jelas. Seperti dirinya, memiliki visi menjadi pengusaha sehingga langsung mendirikan perusahaan selepas menyelesaikan pendidikan S2-nya. "Tindakan itu berlandaskan visi yang jelas, pelaksanaannya dengan kerja keras yang progresif," katanya.
Ayah lima anak itu menambahkan, peran seorang ibu bagi kesuksesan anak-anaknya sangat besar. Dia mengalaminya sendiri. Pernah sangat malas, dia berubah sangat rajin setelah terus-menerus dinasehati dan dimotivasi sang ibu yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur.
"Ibu-ibu yang punya anak bandel, jangan takut, mereka bisa berubah seperti saya. Kuncinya sabar dan terus mendidik mereka," ungkapnya lalu tersenyum.
(sms)