AM Fatwa Berharap KPK Ungkap Siapa Saja yang Terkena OTT

Sabtu, 17 September 2016 - 17:12 WIB
AM Fatwa Berharap KPK...
AM Fatwa Berharap KPK Ungkap Siapa Saja yang Terkena OTT
A A A
JAKARTA - Kedatangan‎ Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah (BK DPD) A.M Fatwa ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sia-sia.

Pasalnya, dia gagal mendapatkan identitas seseorang senator yang dikabarkan ikut terjaring operasi tangkap tangan KPK semalam di Jakarta.

Dia tiba di Gedung KPK 14.43 WIB dengan menggunakan mobil Honda Accord bernomor polisi B 1297 RFN. Kemudian meninggalkan Gedung KPK pada pukul 15.20 WIB, Sabtu (17/9/2016)

Selama sekitar satu jam di Gedung KPK, AM Fatwa hanya duduk di ruang tamu gedung lembaga antikorupsi itu.‎ Alhasil, dia belum mendapat informasi mengenai kebenaran kabar yang menyebut adanya Senator terjaring OTT Tim Satgas KPK.

Fatwa mengatakan, Pemimpin KPK belum bersedia berbicara mengenai pihak-pihak yang diamankan karena belum gelar perkara bersama tim Satgas.

"Jadi pimpinan KPK belum mau bicara sebelum melakukan ekspose dari penyidik. Baru setelah itu pimpinan bisa bicara ke luar. Apalagi saya orang luar di sini belum bisa memberikan keterangan," ujar Fatwa.

KPK diketahui memiliki prosedur untuk memeriksa secara intensif pihak-pihak yang terjaring OTT selama 1x24 jam sebelum menentukan dan mengumumkan status para pihak itu. Dengan statusnya sebagai Ketua BK DPD RI, Fatwa berharap Pimpinan KPK dapat memberikan informasi mengenai Senator yang ditangkap.

Sebab, informasi itu dinilai sangat penting untuk dibahas dalam rapat di DPD. ‎"Kan barangkali ada satu kebijakan karena saya Ketua Badan kehormatan. Barang kali ya. Namanya upaya kan. Saya kan ditunggu di kantor ada rapat," katanya.

Meski belum memperoleh informasi, Fatwa mengaku menghormati penanganan perkara yang dilakukan KPK. Untuk itu, Fatwa mengatakan, akan kembali ke Gedung Parlemen dan menunggu pengumuman KPK.

"Saya harus menghormati proses dan prosedur di KPK. Pimpinan sendiri tidak mau bicara sebelum selesai proses dan ekspose dari penyidik kepada pimpinan. Iya. Saya menunggu itu. Sekarang saya mau kembali ke kantor," paparnya.
(maf)
Berita Terkait
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Masalah Lelang Jabatan...
Masalah Lelang Jabatan Sekjen DPD, Nono Sampono Surati Presiden
Ketua Kelompok DPD di...
Ketua Kelompok DPD di MPR M Syukur Dukung Gagasan DPD Diatur dalam UU Tersendiri
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Sah! 152 Anggota DPD...
Sah! 152 Anggota DPD RI Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
Berita Terkini
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved