HNW Sayangkan KPK Tutup Buku Kasus Century dan BLBI

Kamis, 15 September 2016 - 19:43 WIB
HNW Sayangkan KPK Tutup...
HNW Sayangkan KPK Tutup Buku Kasus Century dan BLBI
A A A
JAKARTA - ‎Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak melanjutkan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan bailout Bank Century serta kasus pemberian Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) disayangkan sejumlah kalangan.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, pemimpin KPK saat ini dan periode sebelumnya pernah berkomitmen tidak akan menghentikan kasus korupsi besar. "Bahkan pada periode Abraham Samad, itu dianggap sebagai hutang. Lah terus kenapa tiba-tiba berhenti," ujar ‎HNW di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Maka itu, menurut dia, pernyataan pemimpin KPK yang tidak akan melanjutkan kasus Bank Century dan BLBI itu patut disesalkan. Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tidak bisa menerima keputusan KPK tersebut.

Dirinya pun mempertanyakan keseriusan KPK kepemimpinan Agus Rahardjo saat ini dalam memberantas korupsi, terutama terhadap dua kasus besar tersebut.‎ "Harusnya itu, oke lah KPK memberantas korupsi kecil-kecil, ratusan juta, miliaran, itu harus diberantas memang, tapi kalau yang kecil diberantas, masa yang besar malah enggak diberantas," tuturnya.

Dia menambahkan, seharusnya KPK juga mengusut tuntas kasus korupsi besar, selain untuk membuat efek jera, juga mengembalikan uang negara yang sangat besar dari hasil korupsi itu.‎

"Saya menolak informasi ataupun pernyataan dari pihak KPK yang tutup buku perkara BLBI dan Century,‎ karena tidak menghadirkan keadilan hukum dan tidak mencerminkan keseriusan pemberantasan korupsi, dan ini preseden yang sangat buruk," pungkas anggota Komisi I DPR ini.
(kri)
Berita Terkait
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Satgas BLBI Menangi...
Satgas BLBI Menangi Perkara Saham yang Dijaminkan Kaharudin Ongko
Humanika Desak Kasus...
Humanika Desak Kasus BLBI Segera Dituntaskan
Pemerintah Bakal Blokir...
Pemerintah Bakal Blokir Akses Pengemplang BLBI ke Lembaga Keuangan
Tagih Utang Rp3,57 Triliun,...
Tagih Utang Rp3,57 Triliun, Satgas BLBI Panggil 2 Bos Bank Asia Pacific
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved