Presidential Threshold Tak Relevan, Parpol Baru Berhak Usung Capres

Kamis, 15 September 2016 - 14:51 WIB
Presidential Threshold...
Presidential Threshold Tak Relevan, Parpol Baru Berhak Usung Capres
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan, konsekuensi logis dari penerapan pemilu legislatif dan pemilu presiden yang dilakukan secara serentak tak relevan.

Menurutnya, tidak relevan jika sistem pemilu nanti menerapkan syarat dukungan suara sah atau kursi dalam jumlah tertentu sebagai syarat mengusung calon presiden dan wakil presiden atau populer disebut 'Presidential Threshold'.

"Mengapa tidak relevan? Pertama, peserta pemilu legislatif dipilih bersamaan dengan peserta pemilu presiden," ujar Titi dalam keterangannya yang disampaikan melalui akun resmi media Facebook miliknya, Kamis (15/9/2016).

Titi menilai, akan diskriminatif terhadap partai-partai baru peserta pemilu jika ambang batas itu diterapkan karena tidak bisa mengusung calon presiden dan wakil presiden.

Menurutnya, konfigurasi politik pada Pemilu 2014 akan berbeda dengan Pemilu 2019 mendatang. Di mana secara faktual dukungan publik bisa saja partai yang dominan di 2014, tak akan dominan di 2019. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan baru.

"Sebab sangat mungkin calon-calon yang muncul sama sekali tidak mencerminkan konfigurasi riil politik di masyarakt pada saat itu," katanya.

Maka itu, dengan desain pemilu yang diselenggarakan serentak, ambang batas pencalonan presiden sudah tidak diperlukan lagi atau tidak relevan. "Seharusnya semua partai politik bisa mengusulkan calonnya," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved