Jelang Wukuf di Arafah, Menag Siapkan Strategi Khusus

Jum'at, 09 September 2016 - 16:15 WIB
Jelang Wukuf di Arafah,...
Jelang Wukuf di Arafah, Menag Siapkan Strategi Khusus
A A A
JAKARTA - Jamaah haji dunia, termasuk Indonesia mulai diberangkatkan menuju Arafah, lalu ke Muzdalifah dan Mina (Armina). Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin telah menyiapkan strategi khusus bagi para petugas haji agar tetap fokus dalam tugasnya.

Seperti dikutip dari situs Kementerian Agama (Kemenag), Lukman Hakim menjelaskan, strategi khusus itu meliputi persiapan prawakuf, saat wukuf dan pascawukuf, itu dikemas dalam skema 2-3-4.

"Dua terkait persiapan prawukuf, tiga saat wukuf dan empat pascawukuf," kata Lukman Hakim saat memberikan sambutan pada malam konsolidasi persiapan Armina di Dar Hadi Hotel, Mekkah, Jumat (9/9/2016).

Dua hal saat prawukuf, pertama persiapan pelaksanaan di armina. "Setiap petugas harus betul-betul fokus. Besok seluruh tenda dan karpet di maktab harus sudah terpasang, termasuk penyejuk udara, instalasi listrik dan lainnya. Juga sarana kesehatan dan dapur umum," tegas Menag.

Hal kedua, persiapan mobilisasi jamaah dari hotel di Makkah ke Arafah. "Pastikan semua jemaah di hotel masing-masing tahu persis jam berapa mereka harus meninggalkan hotelnya menuju Arafah," katanya.

"Jangan biarkan jamaah terlalu cepat bersiap, dan juga jangan terlalu lama mereka menunggu. Pergerakan mobilisasi dari hotel ke Arafah harus dilakukan secara matang," imbuhnya.

Sedangkan tiga hal yang harus disiapkan petugas saat wukuf, pertama, rencana satuan operasi (satops) Armina harus bisa dilaksanakan sesuai tahapannya. Kedua, pergerakan jemaah haji dari Arafah menuju Muzdalifah. Ketiga, pendampingan dan perlindungan jemaah selama di Mina.

"Terkait jam terlarang menuju Jamarat harus ditekankan. Ada inovasi baru tahun ini, di setiap pintu keluar masuk tenda Mina akan dipasang semacam traffic light untuk menjadi penanda bagi jamaah. Jika merah, berarti tidak boleh ke jamarat," ujarnya.

Untuk empat formula pascawukuf, pertama adalah segera menghidupkan daerah kerja (daker) Madinah untuk menerima kedatangangan jamaah gelombang kedua yang akan bergerak dari Makkah.

Kedua, mempersiapkan kepulangan jemaah pada kloter awal melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAAIA) Jedah. "Tahun lalu ada gangguan ketepatan waktu karena banyak koper jemaah yang menyimpan zamzam dan kelebihan berat. Pastikan penyisiran bagasi sudah dilakukan sejak di hotel," pesan Menag.

Ketiga, mengefektifkan program rutin di Makkah dan Madinah. Selain distribusi katering dan transportasi bus shalawat, kegiatan pembinaan juga harus dilanjutkan. "Pembinaan jangan berhenti, meski sudah wukuf agar implementasi kemabruran haji bisa tercermin saat kembali ke Tanah Air," tutur Menag.

Keempat, penanganan pasien yang mengalami gangguan kesehatan pascawukuf, utamanya mereka yang terpisah kloternya karena harus menjalani perawatan. "Pola 2-3-4 ini saya pilih yang penting untuk kembali kita konsolidir dan persiapkan lebih matang sehingga haji tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Idul Adha dan Ibadah...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
Hikmah Haji : Semua...
Hikmah Haji : Semua Sama Kedudukannya di Hadapan Allah
DPR Doakan Calon Haji...
DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Ada 2 Pertanyaan Dibenak...
Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved