Menangis, Damayanti Minta Hakim Tak Cabut Hak Politiknya

Rabu, 07 September 2016 - 20:52 WIB
Menangis, Damayanti...
Menangis, Damayanti Minta Hakim Tak Cabut Hak Politiknya
A A A
JAKARTA - Mantan Anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti meminta hak politiknya tidak dicabut. Permohonan itu disampaikan Damayanti saat membacakan pleidoi di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Dalam pembelaan yang dibacakannya, Damayanti mengaku telah berhasil menyerap sejumlah aspirasi masyarakat dari daerah pilihnya. "Mohon kepada majelis hakim tidak mencabut hak politik saya. Izinkan saya kembali mengabdi untuk masyarakat," ucap Damayanti.

Damayanti menangis dan menyesal telah menerima suap dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir. Dia juga merasa bersalah terhadap empat anaknya lantaran harus berpisah dan mendekam di balik jeruji besi.

"Saat ini saya menjalani masa tahanan KPK hampir delapan bulan. Selama itu saya tidak memberikan kasih sayang secara utuh pada anak-anak," kata Damayanti. (Baca juga: Damayanti Menangis Dituntut Enam Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta)

Sambil terisak, Damayanti menyampaikan penyesalannya karena tidak bisa memberikan pendidikan langsung kepada anak-anaknya, baik formal maupun nonformal. Terutama, kepada anak bungsunya, Marwa yang masih berusiah lima tahun enam bulan.

Air mata Damayanti semakin tidak terbendung ketika Marwa menanyakan kapan dirinya kembali ke rumah. "Saya selalu ingat kata-kata anak saya yang paling kecil, 'mah kapan pulang?' Saat mengunjungi saya dia bilang, 'boleh enggak saya tidur di sini'," ucap mantan kader PDIP tersebut.

Damayanti pun meminta Majelis Hakim menjatuhkan hukuman seadil-adilnya atas tuntutan enam tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya mohon dengan sangat dapat memberikan putusan seadil-adilnya supaya saya bisa jadi ibu yang mendidik, memberikan anak saya kasih sayang," kata Damayanti.
(dam)
Berita Terkait
Anggota Dewan Kabupaten...
Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Ditangkap Pesta Sabu
Tangani 1.291 Kasus,...
Tangani 1.291 Kasus, KPK Tersangkakan 22 Gubernur, 131 Bupati/Wali Kota, 281 Anggota Dewan
Komisi III DPR Tetapkan...
Komisi III DPR Tetapkan Lima Anggota Dewan Pengawas KPK
Nurul Ghufron Laporkan...
Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas ke Dewas KPK
Diduga Gelapkan Mobil,...
Diduga Gelapkan Mobil, Oknum Anggota Dewan Kota Sukabumi Ditangkap Polisi
Kantongi Sabu, Sopir...
Kantongi Sabu, Sopir Anggota Dewan Sumenep Ditangkap Polisi di Sampang
Berita Terkini
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Marak Kasasi Jaksa atas...
Marak Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas, Pakar Nilai Bertentangan dengan Asas Hukum
Sambut HUT Ke-81 RI,...
Sambut HUT Ke-81 RI, Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Titi Anggraini: Tak...
Titi Anggraini: Tak Libatkan Parpol Nonparlemen Bahas RUU Pemilu Tindakan Inkonstitusional
Polemik Kabinet Bayangan,...
Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Menyoroti Mekanisme Kritik dalam Demokrasi
Di Forum ASEAN, Indonesia...
Di Forum ASEAN, Indonesia Perkuat Kepemimpinan Pengelolaan Hutan Lestari
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved