Gara-gara e-KTP, 5 Juta Jiwa Terancam Kehilangan Hak Pilih

Selasa, 06 September 2016 - 15:41 WIB
Gara-gara e-KTP, 5 Juta...
Gara-gara e-KTP, 5 Juta Jiwa Terancam Kehilangan Hak Pilih
A A A
JAKARTA - Imbas dari diwajibkannya Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sebagai dasar pendataan pemilih adalah potensi hilangnya hak pilih masyarakat dalam jumlah yang cukup besar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkapkan, setidaknya ada 5 juta masyarakat di 101 daerah pelaksana Pilkada 2017 yang belum memiliki e-KTP.

“Data yang belum bisa kita sinkron kemarin itu 5 juta, nasional. Tapi dari 101 daerah (yang ikut pilkada saja),” ujar Komisioner KPU Arief Budiman di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Menurut Arief, KPU pada rapat dengar pendapat (RDP) telah mengingatkan DPR bersama pemerintah tentang adanya 5 juta masyarakat yang belum memiliki e-KTP ini. Namun kedua lembaga tersebut mempunyai pandangan berbeda.

“Makanya KPU di dalam PKPU (sebelumnya), KK juga boleh, paspor. Tapi sudah dijelaskan oleh Ditjen Dukcapil bahwa KK itu sering kali tidak update, jadi sering kali membuat data kacau. Maka dilarang gunakan KK,” lanjut Arief.

Arief menambahkan, dengan aturan KPU harus melaksanakan rekomendasi RDP, maka tidak ada pilihan lain bahwa lembaga yang dipimpinnya hanya bisa mengikuti apa yang disepakati antara pemerintah dan DPR.

“KPU ya setuju saja, tapi kan sebetulnya kami itu ingin memudahkan pemilh, karena faktanya adalah masih ada orang yang belum e-KTP,” pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved