Zulkifli Hasan Minta Kasus Paspor Palsu WNI Diusut Tuntas

Minggu, 28 Agustus 2016 - 16:57 WIB
Zulkifli Hasan Minta...
Zulkifli Hasan Minta Kasus Paspor Palsu WNI Diusut Tuntas
A A A
JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta pemerintah menindak pelaku kasus pembuat paspor palsu yang sempat membuat 185 calon haji asal Indonesia ditahan Imigrasi Filipina.

"Segera mengusut dan menindak tegas, terutama yang mengirim orang-orang itu," kata Zulkifli di Mangga Dua Square, Ancol, Jakarta, Minggu (28/8/2016). (Baca juga: Berangkat Haji dengan Paspor Palsu, 177 WNI Ditahan Filipina)

Dia mengatakan penyalahgunaan yang dilakukan oleh oknum perjalanan haji tersebut harus segera diusut secara tuntas. Menurut dia, perbuatan tersebut merupakan pelanggaran kemanusiaan.

"Ya itu pelanggaran kemanusiaan harus ditindak tegas. Tidak boleh terjadi harusnya. Orang mau ibadah kok dikerjai gitu. Itu kan orang desa, orang enggak paham, dikerjain pula. Jadi itu pelanggaraan kemanusiaan harus dihukum tegas," tuturnya.

Zulkifli juga mengimbau kepada pihak Imigrasi agar memperketat pengawasan, guna mengantisipasi adanya kejadian serupa."Ya itu kan alasan berbohong, berwisata. Jadi harus diperketat, ya imigasi," katanya.

Kasus ini bermula imigrasi Filipina tidak memberikan izin 177 warga negara Indonesia (WNI) untuk berangkat ke Tanah Suci dari andara Ninoy Aquino, Manila. Mereka diduga menggunakan paspor palsu dan dijanjikan diberangkatkan menggunakan kuota haji dari Filipina.

Berdasarkan penelusuran Mabes Polri diketahui jumlah calon haji yang menjadi korban kasus itu ternyata 185 orang.
(dam)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved