Anak-anak Dijadikan Pengedar Narkoba karena Hukuman Lebih Ringan

Senin, 22 Agustus 2016 - 06:23 WIB
Anak-anak Dijadikan...
Anak-anak Dijadikan Pengedar Narkoba karena Hukuman Lebih Ringan
A A A
PALEMBANG - Peredaran narkoba di Tanah Air kian memprihatinkan. Bahkan, sasarannya tidak hanya orang dewasa. Anak-anak dijadikan sebagai pengedar.

"Data yang kami terima dari Lapas Wanita dan Anak Tangerang, dari total 189 penghuninya, 60 persen di antaranya adalah pengedar. Mereka ini yang sudah divonis bersalah. Para mafia ini rupanya sudah menyasar anak-anak untuk menjadi trafficker (pengedar narkoba). Ini harus menjadi kewaspadaan kita bersama," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di sela Deklarasi Laskar Antinarkoba Muslimat NU Sumatera Selatan di Kota Palembang, Minggu (21/8/2016).

Khofifah mengatakan, para mafia narkoba sengaja memilih sasaran anak di bawah umur sebagai pengedar karena hukumannya lebih ringan. "Kalau seandainya hukuman maksimalnya 10 tahun, setelah menjalani separuh masa tahanan bisa bebas bersyarat. Belum lagi ada potongan remisi," katanya.

Bahkan, kata ketua umum Muslimat NU ini, modus peredaran narkoba semakin canggih. Pihaknya mendapatkan laporan dari BNN beredarnya permen yang dilapisi zat adiktif narkoba. "Kalau korban kasus permen ini kami temukan di Makassar. Kalau melihat permennya pasti anak-anak tertarik," katanya.

Data terbaru yang dikeluarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, nilai transaksi narkoba yang pada 2014 mencapai Rp63 triliun, setahun berikutnya sudah mencapai Rp72 triliun.

"Ini angka yang luar biasa. Kita bisa lihat bagaimana ini telah mengganggu kesehatan bahkan perekonomian masyarakat. Kalau seandainya Rp72 triliun tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal produktif seperti pendidikan atau pengembangan UKM, hasilnya akan luar biasa menggerakkan perekonomian kita, termasuk mengurangi kemiskinan."

Karena itu, penanggulangan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di hilir tapi mulai hulu dengan melibatkan peran keluarga dan komunitas lingkungan.

Muslimat NU se-Indonesia membuat Laskar Antinarkoba. Mereka akan dibekali dengan bimbingan teknis mengenai pencegahan narkoba sejak dini. Selanjutnya, mereka menjadi motivator atau corong di kalangan masyarakat mengenai bahaya narkoba. "Ini bagian dari gerakan kerakyatan. Rakyat harus bergerak bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini."
(zik)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Praperadilan Jilid II...
Praperadilan Jilid II Roy Suryo Ditolak Hakim
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Jelang Putusan Praperadilan,...
Jelang Putusan Praperadilan, Roy Suryo Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Pendukung di PN Jaksel
Hotman Paris Pengacara...
Hotman Paris Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Maaf kepada Wartawan
Momen Mendagri Nobar...
Momen Mendagri Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Warga Menteng Tenggulun
Infografis
197 Tentara Pasukan...
197 Tentara Pasukan Khusus Inggris Dipecat karena Gunakan Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved