Lily Wahid Minta Pemerintah Serius Atasi Persoalan Radikalisme

Selasa, 09 Agustus 2016 - 14:35 WIB
Lily Wahid Minta Pemerintah...
Lily Wahid Minta Pemerintah Serius Atasi Persoalan Radikalisme
A A A
JAKARTA - Keruntuhan nilai-nilai Pancasila terjadi sejak amandemen UUD 45. Maka itu bangsa Indonesia harus kembali ke landasan awal yaitu falsafah Pancasila. Ini harus dibangkitkan lagi, terutama di kalangan generasi muda.

Mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Chodidjah Wahid khawatir falsafah bangsa diabaikan dan Indonesia ke depan semakin
kehilangan jati dirinya. Apalagi, pemerintah sekarang dinilai masih bersikap santai melihat kondisi yang terjadi.

"Kalau tidak segera dilakukan, saya khawatir radikalisme dan terorisme akan semakin mengoyak perdamaian di Indonesia,” ujar Lily, Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Dia mengingatkan, bangsa Indonesia tengah menghadapi ancaman besar yaitu radikalisme dan terorisme. Ironisnya, masyarakat sekarang, terutama generasi muda semakin luntur untuk mengamalkan falsafah hidup bangsa yaitu Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Paling tidak kita memberikan perlindungan kepada anggota keluarga kita dengan menanamkan Pancasila serta agama Islam yang benar yaitu islam rahmatan lil alamin. Kalau falsafah dan pemahaman agama baik, pasti bangsa kita tidak mudah dimasuki paham radikalisme dan terorisme," ucapnya.

Dia mengakui banyak program kebangsaan yang digagas pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Namun, dianggap belum menyentuh seluruh segmen masyarakat yang ada. (Baca: Densus 88 Tangkap Kelompok Teroris Kitabah Gonggong Rebus)

"Karena itu sosialisasi nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika lebih difokuskan lagi ke kelompok masyarakat yang berpotensi mudah dipengaruhi untuk menjadi teroris," tandasnya.
(kur)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved