Buruh Kasar China Masuk Indonesia, Pemerintah Dinilai Kecolongan

Rabu, 03 Agustus 2016 - 20:42 WIB
Buruh Kasar China Masuk...
Buruh Kasar China Masuk Indonesia, Pemerintah Dinilai Kecolongan
A A A
JAKARTA - Pemerintah dinilai kecolongan terkait banyak masuknya pekerja asing asal China masuk ke Indonesia.

Belum lama ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten telah menangkap 70 tenaga kerja asing asal China. Informasi yang dihimpun, seluruh buruh yang dipekerjakan oleh PT Indonesia River Engineering itu sedang mengerjakan proyek pembangunan pabrik semen, di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten. (Baca juga: Tidak Punya Paspor, 70 Pekerja Asal China Diamankan)

‎Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay‎ berpendapat, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Direktorat Jenderal Imigrasi pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia harus menjelaskan secara transparan mengenai banyaknya pekerja asing ilegal asal China.

Menurut dia, seharusnya masuknya kasus pekeja asing ilegal tidak boleh terjadi. Kasus tersebut, kata dia, bisa dikategorikan sebagai pelanggaran kedaulatan.

"Kalau kita masuk ke negara lain, rasanya pemeriksaan cukup ketat dan berlapis. Semua diperiksa. Tidak hanya dokumen, tujuan serta alamat tinggal pun selalu ditanya. Mereka selalu berhati-hati jika ada penyalahgunaan izin masuk," tutur Saleh saat dihubungi, Rabu (3/8/2016).‎

Kemenaker juga dinilainya perlu memeriksa para pekerja asing ilegal asal China yang ditangkap Polda Banten.

Menurut dia, Kemenaker membutuhkan informasi yang utuh mengenai cara pekerja asing asal China masuk ke Indonesia, termasuk agen yang membawa mereka.

Dia juga mendesak Kemenaker memeriksa perusahaan tempat TKA ilegal bekerja. Menurut dia, perlu ditelusuri motif perusahaan mempekerjakan pekerja asing ilegal. Jika perusahaan sengaja melakukan itu, kata dia, perlu ada sanksi tegas.

"Kan tidak mungkin perusahaannya tidak mengetahui informasi para pekerjanya. Bahkan sebelum bekerja, biasanya bagian personalia melakukan seleksi dan juga wawancara. Apalagi pekerja asing seperti ini, mestinya seleksi yang dilakukan lebih ketat," tutur politikus Partai Amanat Nasional ini.
(dam)
Berita Terkait
Kerap Bikin Onar, 16...
Kerap Bikin Onar, 16 WNA di Cengkareng Ditangkap!
Tampang Pelaku Penusukan...
Tampang Pelaku Penusukan WNA China di Cengkareng ketika Diborgol
Warga Asing Silakan...
Warga Asing Silakan Masuk Indonesia, Ini Kriterianya
Bikin Onar, 620 WNA...
Bikin Onar, 620 WNA Diusir dari Indonesia
Wow! 280.000 Wisatawan...
Wow! 280.000 Wisatawan Asing Datang ke Bali Rayakan Pergantian Tahun
Tak Miliki Paspor, 3...
Tak Miliki Paspor, 3 WNA Asal Korea Diamankan Imigrasi Kerinci Saat di Hotel
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved