Ketum PBNU: Kesenjangan Picu Kerusuhan di Tanjung Balai

Minggu, 31 Juli 2016 - 00:38 WIB
Ketum PBNU: Kesenjangan...
Ketum PBNU: Kesenjangan Picu Kerusuhan di Tanjung Balai
A A A
YOGYAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mengaku prihatin atas kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai, Sumatra Utara pada Sabtu, 30 Juli 2016. Dia melihat ada kesenjangan yang lebar sehingga perusakan rumah ibadah itu bisa terjadi.

"Disitu ada gap ekonomi, gap intelektual, gap sosial yang sangat lebar," katanya pada wartawan saat silaturahmi, halal bi halal dan pengajian akbar yang dihelat PCNU Kota Yogyakarta di Alun-Alun Sewandanan, Kadipaten Puro Pakualaman, Sabtu malam (30/7/2016).

Menurutnya, kesenjangan yang begitu lebar di tengah masyarakat itu membuat masyarakat mudah terprovokasi. Sehingga, dipicu persoalan sepele, bisa membuat masyarakat melakukan tindakan anarkistis.

"Gap yang lebar itu bisa jadi bom waktu, setiap saat bisa meledak seperti yang kita lihat," timpalnya.
Untuk itu, dia meminta agar semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat untuk lebih jernih dalam mensikapi kasus kerusuhan ini.

Menurutnya, kerukunan umat beragama perlu dijaga agar tidak terjadi perpecahan. "Saya berharap tidak ada lagi lah, tidak terjadi pada kita semua karena kita hidup harus saling menghormati," tandasnya.

Informasinya, kerusuhan itu ditengarai karena provokasi melalui media sosial. Ada warga yang menegur supaya pengeras suara di tempat ibadah dikecilkan.

Malam harinya, pengurus tempat ibadah mendatangi rumah yang menegur. Namun, saat itulah ada kesalahpahaman, sehingga terjadi ketegangan.

Petugas kepolisian setempat mengamankan pasangan suami istri yang menegur karena massa sudah banyak. Bahkan, diantara mereka sempat melempar rumah pasutri itu dengan batu.

Massa semakin bertambah banyak karena informasi ketegangan ini diunggah ke media sosial. Ternyata, massa yang tak terbendung justru melakukan perusakan beberapa rumah ibadah lainnya.
(sms)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Mako Zona Bakamla Barat...
Mako Zona Bakamla Barat Akan Jadi Kekuatan Baru Hadapi Gangguan Keamanan Laut RI
Bila Berlarut-larut,...
Bila Berlarut-larut, Pandemi Corona Bisa Picu Persoalan Keamanan
Pengamat Sebut Pembentukan...
Pengamat Sebut Pembentukan DKN Tidak Mendesak
Ternyata Keamanan Data...
Ternyata Keamanan Data Indonesia Pakai Windows Defender
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved