Jadi Menko Maritim, Luhut Panjaitan Akan Tegas Soal Reklamasi

Jum'at, 29 Juli 2016 - 15:24 WIB
Jadi Menko Maritim,...
Jadi Menko Maritim, Luhut Panjaitan Akan Tegas Soal Reklamasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku sudah mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan masalah kemaritiman.

Ada15 poin tugas menanti dan harus diselesaikan dirinya. Salah satunya masalah perbatasan laut Indonesia dengan Malaysia dan Filipina. Kendati begitu, Luhut enggan banyak berbicara mengenai target penyelesaian 15 poin itu sebelum dibahas bersama di internal kementeriannya.

‎"Saya sekali lagi belum mau bicara terlalu banyak sebelum saya bicara dengan staf saya, teman-teman kementerian di bawah koordinasi saya dan pengendalian dari Menko Maritim," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Luhut tidak menampik 15 poin itu salah satunya mengenai reklamasi yang dinilainya masih banyak yang harus diselesaikan. Menurut dia, masalah reklamasi pantai harus mendapat perhatian untuk diperbaiki.

‎"Kita hidup harus bisa mencari solusi, solusi yang juga harus melihat kredibilitas dari pemerintah tidak boleh rusak gara-gara kita tidak mematuhi apa yang sudah kita janjikan," tutur mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu.

Masalah izin reklamasi menjadi perhatian publik setelah adanya perbedaan pendapat antara pemerintah pusat dan daerah. Satu contoh yang paling terlihat di publik adalah perseteruan antara mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Bahkan beda pendapat juga melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.‎

Terkait masalah tersebut, Luhut mengaku akan bersikap tegas dalam menyelesaikan."Ya kita harus tegas. Apa nanti setelah kita lihat urutnya, pasti ada solusinya. Dan kalau saya sudah buat apa keputusannya nanti, itu keputusan yang menurut saya keputusan terbaikan" katanya.
(dam)
Berita Terkait
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
Reklamasi, Sedimentasi,...
Reklamasi, Sedimentasi, dan Ekosistem Pesisir
Pagar Laut di Tangerang...
Pagar Laut di Tangerang Disebut Upaya Awal untuk Proses Reklamasi
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Pemerintah Diminta Waspadai...
Pemerintah Diminta Waspadai Kegiatan Reklamasi Ilegal Vietnam di LCS
Dianggap Ancam Ekosistem...
Dianggap Ancam Ekosistem Laut, Nelayan Banyuwangi Minta Reklamasi Watu Dodol Dihentikan
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved