PDIP Yakin Presiden Akan Hati-hati Putuskan Reshuffle Kabinet
Kamis, 21 Juli 2016 - 10:09 WIB
PDIP Yakin Presiden Akan Hati-hati Putuskan Reshuffle Kabinet
A
A
A
JAKARTA - Isu perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) kembali mencuat ke publik.
Menyikapi isu tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai pendukung pemerintah menilai Jokowi akan hati-hati dalam memutuskan melakukan reshuffle kabinet.
"Reshuffle bukan untuk PDIP tapi prerogatif Presiden. Kewenangan penuh dari Presiden, tapi tentu Presiden akan berhati-hati dalam reshuffle. Tantangan global tak mudah, tak akan ambil rIsiko politik," ungkap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Pelepasan Pelatihan Manajer Ekonomi Kerakyatan di Kantor PDIP Lenteng Agung, Rabu 20 Juli 2016.
Hasto menambahkan Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle atas pertimbangkan objektif. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, mempercepat konsolidasi, dan juga mempercepat program kerakyatan.
"Sehingga ketika reshuffle dilakukan Presiden, betul-betul untuk tingkatkan efektivitas pemerintahan," katanya. (Baca juga: Ini Tips Pengamat jika Jokowi Ingin Masukan Golkar-PAN ke Kabinet)
Menurut dia, PDIP mendukung penuh seluruh program pemerintah melalui suara di parlemen. "Peran kami dukung dengan efektif di parlemen sebagai partai dalam pemerintahan," ujar Hasto.
Menyikapi isu tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai pendukung pemerintah menilai Jokowi akan hati-hati dalam memutuskan melakukan reshuffle kabinet.
"Reshuffle bukan untuk PDIP tapi prerogatif Presiden. Kewenangan penuh dari Presiden, tapi tentu Presiden akan berhati-hati dalam reshuffle. Tantangan global tak mudah, tak akan ambil rIsiko politik," ungkap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Pelepasan Pelatihan Manajer Ekonomi Kerakyatan di Kantor PDIP Lenteng Agung, Rabu 20 Juli 2016.
Hasto menambahkan Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle atas pertimbangkan objektif. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, mempercepat konsolidasi, dan juga mempercepat program kerakyatan.
"Sehingga ketika reshuffle dilakukan Presiden, betul-betul untuk tingkatkan efektivitas pemerintahan," katanya. (Baca juga: Ini Tips Pengamat jika Jokowi Ingin Masukan Golkar-PAN ke Kabinet)
Menurut dia, PDIP mendukung penuh seluruh program pemerintah melalui suara di parlemen. "Peran kami dukung dengan efektif di parlemen sebagai partai dalam pemerintahan," ujar Hasto.
(dam)