DPR Desak Polri Ungkap Jumlah Korban Vaksin Palsu

Senin, 18 Juli 2016 - 10:37 WIB
DPR Desak Polri Ungkap...
DPR Desak Polri Ungkap Jumlah Korban Vaksin Palsu
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR mendesak Polri mengungkap‎ jumlah korban vaksin palsu selama 13 tahun terakhir. Termasuk dampak lain bagi balita yang menerima vaksin palsu‎.

Hal itu dianggap perlu oleh Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo‎, untuk memberi gambaran kepada publik tentang dampak kejahatan ini. "Wilayah peredarannya bisa saja mencapai lebih dari 17 provinsi‎," ujar Bambang dalam siaran persnya, Senin (18/7/2016).

Dia menilai, ‎kasus pemberian vaksin palsu untuk bayi di bawah lima tahun (Balita) harus dilihat sebagai skandal layanan medis paling mengerikan yang pernah terjadi di negara ini.

Polri dinilai wajib menyelidiki skandal ini mulai dari awal, karena kejahatan yang terkoordinasi ini sudah berlangsung sejak 2003. Dia menambahkan, rentang waktu praktik Kejahatan vaksin palsu sangat panjang, karena baru terkuak pada paruh pertama 2016 ini.

"Ada sekumpulan predator balita di balik skandal layanan medis ini," ucap politikus Golkar ini.

Hingga akhir pekan lalu, Mabes Polri sudah menetapkan tiga dokter sebagai tersangka, dari total puluhan tersangka. Identitas 14 rumah sakit pengguna vaksin palsu dan delapan bidan pemberi vaksin palsu sudah diungkap.

"Skandal ini patut dikategorikan sebagai kejahatan yang sangat mengerikan karena sebagian besar tersangka pelaku justru memiliki keahlian di bidang pelayanan medis," imbuhnya.

Selama belasan tahun, para predator balita itu menyuntikan vaksin palsu kepada ribuan balita di belasan provinsi. Dia menjelaskan, jumlah tersangka seharusnya memang terus bertambah karena pengusutan kasus ini belum tuntas. Apalagi, produksi, distribusi dan pemberian vaksin palsu kepada balita sudah berlangsung sejak tahun 2003.

"Mengungkap peran dan keterlibatan para tersangka saja tidak cukup. Untuk kejahatan yang satu ini, penyelidikan polisi harus komprehensif," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Tokoh Masyarakat Lampung...
Tokoh Masyarakat Lampung Bergiat Atasi Aksi Kriminalitas
Tolak Kriminalitas,...
Tolak Kriminalitas, Masyarakat Batak di Yogyakarta Gelar Aksi Damai
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Para Guru Besar Desak...
Para Guru Besar Desak DPR Usut Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan Eksekutif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved