Menkes Jangan Tutupi Identitas Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu

Rabu, 13 Juli 2016 - 13:29 WIB
Menkes Jangan Tutupi...
Menkes Jangan Tutupi Identitas Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek ‎diminta membeberkan identitas fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang terlibat peredaran vaksin palsu.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay saat rapat kerja Komisi IX DPR‎ dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/7/2016).

Sebab, menurut Saleh, vaksin palsu merupakan kejahatan yang ‎melebihi dari korupsi. "Nama-nama fasilitas kesehatan yang terlibat sudah disebut tapi inisial, ini kok seperti pelaku pencuri ayam," ujar Saleh.

Padahal, lanjut dia, tiap‎ nama koruptor dibeberkan penegak hukum. "Kenapa orang yang mengancam nyawa anak Indonesia malah ditutup-tutupi. Mengapa kok fasilitas kesehatan semacam ini seakan-akan dilindungi, saya minta hari ini diungkap," tegas Saleh.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta Menkes Nila Moeloek ‎segera membeberkan jaringan pembuat maupun penerima vaksin palsu yang beredar sejak tahun 2003 lalu.‎ "Siapa titik sentral dari jaringan itu, siapa yang bertanggung jawab, distribusinya siapa, kok ada limbah kesehatan itu bisa didaur ulang lagi," ungkapnya.

Dia berharap, minimal ada penjelasan dari Kemenkes mengenai persoalan itu yang bisa membuat masyarakat yakin kepada pemerintah.‎ Hukuman bagi para pelaku pembuat maupun pengedar vaksin palsu pun ditanyakannya.

Sebab, sebagian masyarakat meminta mereka yang terlibat dihukum mati.‎ "Kemarin ada masyarakat yang minta bahwa pelaku peredaran dan pembuat vaksin palsu dihukum mati saja. Sekarang kan tidak ada itu payung hukumnya. Nanti kalau terbukti mau dihukum apa?" pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Tokoh Masyarakat Lampung...
Tokoh Masyarakat Lampung Bergiat Atasi Aksi Kriminalitas
Tolak Kriminalitas,...
Tolak Kriminalitas, Masyarakat Batak di Yogyakarta Gelar Aksi Damai
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Spot, Robot Anjing yang...
Spot, Robot Anjing yang Bertugas Kawal Rumah Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved