Bareskrim Identifikasi 12 RS Jadi Pelanggan Vaksin Palsu

Senin, 11 Juli 2016 - 13:57 WIB
Bareskrim Identifikasi...
Bareskrim Identifikasi 12 RS Jadi Pelanggan Vaksin Palsu
A A A
JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengungkapkan, penyidik Bareskrim tengah menyelidiki 12 rumah sakit (RS) yang menjadi langganan peredaran vaksin palsu.

"Kita (penyidik) identifikasi ada 12 RS, sedang kita dalami. Karena kita memerlukan fakta yang riil dari proses penyebaran vaksin palsu seperti apa," ujar Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (11/7/2016).

Menurut Agung, ke-12 rumah sakit yang menjadi langganan vaksin palsu bukan hanya di Jakarta tapi sudah tersebar di beberapa pulau yaitu Pulau Jawa dan Sumatera.

Namun saat dikonfirmasi soal keterlibatan lebih dalam dari pihak RS, Agung belum dapat menyebutkan secara detail. "Kita harapkan tim satgas bisa maksimal dengan tukar info sehingga langkahnya lebih cepat," kata Agung.

Agung menambahkan, hingga saat ini penyidik belum dapat memastikan baik RS dan fasilitas kesehatan melanggar aturan. "Soal itu Kemenkes dan BPOM yang akan menilainya. Kami (penyidik) memastikan dari vaksin palsu yang kami temukan," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Tokoh Masyarakat Lampung...
Tokoh Masyarakat Lampung Bergiat Atasi Aksi Kriminalitas
Tolak Kriminalitas,...
Tolak Kriminalitas, Masyarakat Batak di Yogyakarta Gelar Aksi Damai
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Berita Terkini
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved