DPR Minta Polisi Telusuri Kaitan Bom di Solo dengan Arab Saudi

Selasa, 05 Juli 2016 - 14:19 WIB
DPR Minta Polisi Telusuri...
DPR Minta Polisi Telusuri Kaitan Bom di Solo dengan Arab Saudi
A A A
JAKARTA - Polisi dinilai perlu menelusuri apakah aksi bom bunuh diri di Mapolres Surakarta, Jawa Tengah merupakan bagian dari rangkaian aksi bom bunuh diri yang terjadi di Jeddah, Madinah dan Baghdad.

Hal ini diperlukan untuk mengetahui apakah ada perintah kolektif kepada seluruh jaringan dan aktor pendukung ISIS untuk melakukan aksi yang sama di berbagai tempat.

"Saya menduga di tubuh ISIS sedang terjadi eskalasi gerakan akibat semakin tertekannya posisi mereka di Suriah dan Irak," ujar‎ Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq saat dihubungi wartawan, Selasa (5/7/2016).

Menurut dia, eskalasi tekanan yang dialami ISIS sangat mungkin menggiring mereka untuk memperkuat doktrinasi bagi aksi-aksi bom bunuh diri di bulan Ramadhan. Karena banyak aktor-aktor yang terlibat ISIS meyakini bahwa ISIS adalah kekuatan jihad kaum Muslimin yang pernah disebutkan Rasulullah akan muncul di akhir zaman.

"Atas dasar keyakinan ini dan adanya eskalasi tekanan maka tidak mengejutkan jika mereka berani melakukan aksinya di Kota suci Madinah," ungkapnya.

Adapun mengenai bom bunuh diri di Mapolresta Solo pagi tadi, dia meminta kepolisian dan intelijen lebih intensif melakukan pemetaan dan pencegahan terhadap kemungkinan-kemungkinan aksi yang bisa dilakukan oleh aktor-aktor lokal yang berafiliasi ke ISIS, khususnya di wilayah Jawa.

Dia menambahkan, dalam momen Idul Fitri, penting dimanfaatkan untuk menjelaskan kepada umat Islam tentang hakikat ISIS dan terorisme serta konspirasi kekuatan-kekuatan besar dunia yang mengeksploitasi ISIS untuk membenturkan sesama kaum Muslim.

"Dan juga penjelasan mengenai tanda-tanda akhir zaman yang pernah disinyalir Rasullulah tetapi dipahami secara keliru oleh para pendukung ISIS," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Bagaimana ISIS-Khorasan...
Bagaimana ISIS-Khorasan Menarget Rusia?
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Siapa ISIS-Khorasan?...
Siapa ISIS-Khorasan? Kelompok yang Menyerang Gedung Konser Moskow
Siapa Abu Hafs al-Hashimi...
Siapa Abu Hafs al-Hashimi al-Qurayshi? Pemimpin ISIS Berambisi Menyebar Teror ke Seluruh Eropa
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
5 Alasan Rusia Menjadi...
5 Alasan Rusia Menjadi Target Serangan ISIS-Khorasan, Salah Satunya Dendam Masa Lalu di Chechnya, Suriah dan Afghanistan
Berita Terkini
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved