PPATK-KPK Jangan Masuk Angin Usut Dugaan Aliran Dana ke Teman Ahok

Sabtu, 18 Juni 2016 - 00:55 WIB
PPATK-KPK Jangan Masuk...
PPATK-KPK Jangan Masuk Angin Usut Dugaan Aliran Dana ke Teman Ahok
A A A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dinilai perlu menelusuri informasi dugaan aliran dana dari pengembang proyek reklamasi Teluk Jakarta ke kelompok relawan Teman Ahok sebesar Rp30 Miliar.‎

Hal demikian sekaligus untuk membuktikan informasi yang diterima anggota Komisi III DPR Junimart Girsang dan disampaikannya ke jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat rapat bersama pada Rabu 15 Juni 2016.

"PPATK bisa melacak itu, dari mana, ke mana (aliran dana)," kata Anggota Komisi III DPR Wenny Warouw di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 17 Juni 2016.

Wenny menganggap bahwa informasi dari Junimart Girsang itu perlu didalami KPK. "Jangan sampai KPK masuk angin seperti kasus Sumber Waras," tutur politikus Partai Gerindra ini.

‎Sebab lanjut Wenny, informasi itu perlu didukung alat bukti yang kuat. "Apakah itu keterangan saksi, apa itu bukti kuitansi, apa itu dokumen bank," ungkap mantan Direktur Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polri ini.

"Silakan KPK bekerja, benar atau tidaknya informasi itu, KPK yang filter," pungkas Wenny.

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Provinsi Jakarta serta Raperda rencana tata ruang kawasan strategis Pantai Utara Jakarta.

Mereka adalah Anggota DPRD DKI Jakarta M Sanusi, pegawai PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro‎ dan Ariesman Widjaya. KPK juga telah menyita uang senilai Rp2 miliar yang diduga digunakan Ariesman untuk menyuap anggota DPRD DKI.

KPK juga telah menetapkan larangan kunjungan ke luar negeri terhadap lima orang lainnya, yaitu Chairman PT Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan dan putranya Richard Halim Kusuma sebagai staf khusus Gubernur DKI Jakarta Sunny Tanuwidjaya sedangkan dua orang lainnya yaitu pegawai PT APL Berlian dan Geri.
(maf)
Berita Terkait
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Satpol PP Segel Pantai...
Satpol PP Segel Pantai Reklamasi PIK Gara-gara Kerumunan
Reklamasi Pantai Tanpa...
Reklamasi Pantai Tanpa Izin, PT PAN Didenda Miliaran Rupiah
Wisata Pasir Putih Pantai...
Wisata Pasir Putih Pantai Reklamasi
Pantai Reklamasi PIK...
Pantai Reklamasi PIK Ramai Pengunjung, Warganet: Corona, Corona, Panen Corona
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved