KPK Diminta Berantas Mafia Peradilan hingga ke Akar-akarnya

Minggu, 12 Juni 2016 - 11:10 WIB
KPK Diminta Berantas...
KPK Diminta Berantas Mafia Peradilan hingga ke Akar-akarnya
A A A
JAKARTA - Terbongkarnya sejumlah praktik dagang kasus yang dilakukan hakim hingga kepala pengadilan, dinilai bisa menjadi momentum bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bersih-bersih dunia peradilan.

Namun demikian, KPK diminta tidak hanya menyasar pengadilan dalam proses bersih-bersih oknum korup ini. Lembaga antikorupsi pimpinan Agus Rahardjo itu diminta juga menyasar Kejaksaan dan Polri.

"Kalau bicara mafia peradilan, kita tidak hanya bicara pengadilan. Tapi juga ada Kepolisian, karena mereka lembaga penyidik dan ada Kejaksaan," kata praktisi hukum Andi Syafrani kepada Sindonews, Minggu (12/6/2016).

Andi menyebutkan, pengadilan hanyalah hilir dari fenomena mafia peradilan. Pasalnya, seluruh proses perkara akan selesai di pengadilan. Sementara apa yang terjadi di hilir, sangat dipengaruhi oleh proses penanganan perkara di hulu yang sudah buruk.

"Tidak bisa kita lepaskan antara apa yang terjadi di hulu (Kepolisian dan Kejaksaan) dengan apa yang terjadi di hilir (pengadilan)," ucap Andi.

"Karena apa yang terjadi di hilir, biasanya karena memang sejak awalnya proses di hulunya sudah buruk, maka sampai hilir juga akan buruk," imbuhnya.

Karenanya, Andi mengimbau kepada KPK untuk mengangkat kasus-kasus yang bersumber di Kepolisian maupun Kejaksaan. Pasalnya, dua institusi tersebut merupakan bagian dari hulu proses peradilan.

"Perlu kita meminta kepada KPK untuk melihat mafia peradilan dari semua sektor. Dari hulu hingga hilir. Kalau itu bisa dibongkar dengan baik, masyarakat sebagai pencari keadilan akan beruntung. Kalau lembaga hukumnya bersih, kita juga enak," tandas Andi.
(maf)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved