DPR Minta Pemerintah Putuskan Segera Eksekutor Hukuman Kebiri

Jum'at, 10 Juni 2016 - 16:02 WIB
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Putuskan Segera Eksekutor Hukuman Kebiri
A A A
JAKARTA - DPR meminta pemerintah segera memutuskan siapa yang menjadi eksekutor hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Sebab Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah menolak menjadi eksekutor kebiri itu.

"Pemerintah harus bisa memberi penjelasan siapa yang lakukan, apakah dokter atau lapas atau jaksa," kata Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Menurut Dede Yusuf, hukuman kebiri yang diatur dalam peraturan pemerintah pengganti Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak perlu dikaji ulang, jika pemerintah belum bisa menjelaskan siapa yang menjadi eksekutor kebiri itu.

"Pemerintah harus bisa menjawab. Yang melakukan hukuman itu dari tenaga medis atau nontenaga medis," tutur politikus Partai Demokrat ini.

Dia mengatakan, Komisi IX pernah menanyakan langsung kepada Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengenai siapa eksekutor kebiri itu. "Saat saya desak, Bu Menteri mengatakan bahwa belum tentu kebiri itu akan dijatuhkan oleh hakim," imbuhnya.
(maf)
Berita Terkait
Muhaimin Iskandar Tandatangani...
Muhaimin Iskandar Tandatangani Petisi Perlindungan Anak
PKB Soroti Perlindungan...
PKB Soroti Perlindungan dan Kasus Penculikan Anak
Gandeng Yacita, ChildFund...
Gandeng Yacita, ChildFund International di Indonesia Gelar Pertemuan Perlindungan Anak Nasional 2024
Diskusi Empat Pilar...
Diskusi Empat Pilar : Mendorong Keberpihakan Negara dalam Perlindungan Anak
Komdigi Undang Platform...
Komdigi Undang Platform Media Sosial Susun Regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital, Ini Langkahnya!
Soal Produk Bebas BPA,...
Soal Produk Bebas BPA, Komnas PA Desak Badan POM Buat Aturan
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved