Fahri Hamzah Akui KPU Masih Perlu Dibenahi

Selasa, 07 Juni 2016 - 15:42 WIB
Fahri Hamzah Akui KPU...
Fahri Hamzah Akui KPU Masih Perlu Dibenahi
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyatakan, masih banyak yang perlu diperhatikan dalam kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU), guna memaksimalkan proses kerja dari hitung suara, mulai dari formulir hingga tahapan verifikasi.

"Harusnya KPU membuat formulir standar, sehingga nanti pada saat verifikasi itu tinggal namanya dicek secara elektronik, ada alatnya dan seterusnya," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Diakui Fahri, KPU masih perlu dibenahi di awal. Sehingga nanti apapun hasilnya adalah terpilih kandidat yang sah. "Saya kira itu dibicarakan oleh teknis oleh KPU kepada pemerintah," tutupnya.

"Silakan saja disampaikan kepada KPU ya jangan-jangan KPU bisa membuat peraturan yang bisa mempercepat, sebab sebenarnya tren dari pada pemilu kita ke depan ini pemilu berbasis kepada pencalonan partai dan ini cara kita mendewasakan demokrasi kita," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
4 Nama Berkonsultasi...
4 Nama Berkonsultasi Serius ke KPU DKI Terkait Maju Cagub Jakarta Jalur Independen
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved