Pendidikan Bahaya Radikalisme Wajib Diberikan Sejak Dini

Jum'at, 03 Juni 2016 - 14:38 WIB
Pendidikan Bahaya Radikalisme...
Pendidikan Bahaya Radikalisme Wajib Diberikan Sejak Dini
A A A
JAKARTA - Anak-anak telah dieksploitasi kelompok penganut paham kekerasan dan terorisme, khususnya Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dalam propaganda di dunia maya. Bahkan dari beberapa video propaganda itu, ISIS menjadikan anak Indonesia sebagai target untuk direkrut masuk dalam jaringan mereka.

Kondisi ini sangat menyedihkan karena anak-anak masih hijau dan tidak seharusnya dijadikan sandera dalam penyebaran paham kekerasan dan terorisme. Kondisi itulah yang mengharuskan pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai koordinator pencegahan terorisme di Indonesia, bisa memberikan perlindungan anak dari penyebaran paham tersebut.

"Anak yang telah menjadi korban indoktrinasi radikalisme memerlukan rehabilitasi untuk mengoreksi nilai-nilai ideologi terorisme yang telah diserapnya selama masa inkubasi. Upaya rehabilitasi bagi anak korban propaganda kekerasan dan terorisme itu jadi penting dalam mencegah terjangkitnya virus ini ke anak-anak," ujar Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Maria Advianti, SP, Jumat (3/6/2016) di Jakarta.

Menurutnya, anak-anak rentan terhadap penyebaran paham radikalis dan teroris. Maka itu, wajib diberikan pendidikan bahaya paham radikal dan teroris sejak dini. Lanjutnya, pencegahan tindakan terhadap anak dan pelajar harus dilakukan dengan strategi khusus. (Baca: Bahayakan Kesatuan Bangsa, GP Ansor Tolak Gerakan Radikal)

"Bentuknya bisa macam-macam, bisa melalui kurikulum pelajaran sekolah mulai usia dini, ataupun sosialisasi pemahaman ancaman paham radikal dan teroris kepada orangtua," jelasnya.
(kur)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved