TKI Terancam Digantung, Kemenaker dan BNP2TKI Jangan Diam

Kamis, 02 Juni 2016 - 12:58 WIB
TKI Terancam Digantung,...
TKI Terancam Digantung, Kemenaker dan BNP2TKI Jangan Diam
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta segera melakukan upaya pembebasan terhadap Rita Krisdianti, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Ponorogo, Jawa Timur yang dijatuhi hukuman gantung oleh Pengadilan Penang, Malaysia.

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani mengingatkan Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) ikut membantu pembebasan Rita.

"Kementerian Tenaga Kerja, BNP2TKI seharusnya segera menindaklanjuti kasus ini ke Kemenlu dan KBRI di Malaysia," kata Irma di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/6/2016). (Baca juga: Dijebak Bawa Sabu 4 Kg, Rita Krisdianti Dihukum Mati di Malaysia)

Menurut dia, pemerintah harus maksimal dalam menangani kasus yang dialami Rita. "Kalau enggak salah, dahulu pernah ada kejadian seperti ini di Iran. Itu kita bisa melakukan sounding (disampaikan) ke negara terkait bisa mengubah dari hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup. Setelah itu kita (pemerintah) juga bisa melakukan pendekatan supaya bisa lebih ringan lagi," tutur politikus Partai Nasional Demokrat itu.

Irma mengatakan seharusnya Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan pemerintah terkait untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut.

"Ini salah satu kasus yang seharusnya tidak mendapatkan hukuman mati. Karena yang bersangkutan kan ditipu. Jadi enggak semata-mata dia adalah penjual atau dia pengedar. Dia hanya diminta untuk membawakan, tapi dia tidak tahu apa yang dibawa," ungkapnya.
(dam)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved