Sinyal Luhut Tak Setuju Manuver Ryamizard Soal Komunisme

Jum'at, 20 Mei 2016 - 17:38 WIB
Sinyal Luhut Tak Setuju...
Sinyal Luhut Tak Setuju Manuver Ryamizard Soal Komunisme
A A A
JAKARTA - Pelaksanaan simposium nasional untuk menuntaskan tragedi 1965 yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu menuai banyak kecaman dari sejumlah pihak.

Salah satunya penolakan dikabarkan datang dari sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang sempat diundang Menteri Pertahanan (Menhan) dalam menyikapi isu kebangkitan komunisme.

Menanggapi hal itu, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan berharap, pihak dimaksud untuk tidak melakukan tindakan di luar hukum.

"Asal jangan keluar dari koridor hukum ini. Saya akan tindak siapa pun, saya enggak peduli," tegas Luhut di Kantornya, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Aturan main atau koridor hukum yang dimaksud Luhut adalah semua pihak diminta tidak main hakim sendiri terhadap pihak yang dianggap berseberangan. Menurutnya, sikap pemerintah sudah jelas melarang paham komunisme bangkit di Indonesia.

"Simposium itu supaya terbuka, supaya dunia internasional lihat bahwa proses masalah pelanggaran HAM ini sudah juga kita lakukan. Sehingga kalau nanti kesimpulannya nonjudicial, ya memang proses itu sudah kita lewati," ujarnya.

Sebelumnya, dalam kegiatan yang diselenggarakan Menhan Ryamizard Ryacudu dikabarkan menolak pelaksanaan simposium. Bahkan sejumlah ormas seperti Ormas Pemuda Pancasila dan Forum Umat Islam yang terlibat dalam kegiatan itu menyatakan keteguhannya perang atau jihad terhadap penyebaran paham komunisme.
(maf)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved