Agung Tolak Sistem Pemilihan Terbuka di Munaslub Golkar
Sabtu, 14 Mei 2016 - 19:04 WIB
Agung Tolak Sistem Pemilihan Terbuka di Munaslub Golkar
A
A
A
BALI - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono lebih sepakat jika sistem pemilihan tertutup diterapkan pada musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar. Sebab, pemilihan secara tertutup itu dianggapnya lazim dilakukan.
"Lebih baik semua acaranya terbuka, tapi tulis nama tertutup. Seperti kita nyoblos pemilu," ujar Agung di arena Munaslub, Nusa Dua Convention Center, Bali, Sabtu (14/5/2016).
Dia mengungkapkan, ada pihak yang mengusulkan supaya pemegang hak suara menyebutkan nama pilihannya saat pemungutan suara. Namun, Agung tak sepakat dengan usulan demikian.
"Kalau dalam dunia politik, dari organisasi PBB sampai dunia demokrasi lainnya, ketika menyebutkan soal usulan konsep atau pilihan konsep, itu boleh terbuka. Tapi, ketika menyangkut nama, itu tertutup. Itu lazim," pungkasnya.
Perlu diketahui, rapat Pramunaslub Partai Golkar sempat berlangsung alot antaran sistem tertutup dengan terbuka diperdebatkan.
"Lebih baik semua acaranya terbuka, tapi tulis nama tertutup. Seperti kita nyoblos pemilu," ujar Agung di arena Munaslub, Nusa Dua Convention Center, Bali, Sabtu (14/5/2016).
Dia mengungkapkan, ada pihak yang mengusulkan supaya pemegang hak suara menyebutkan nama pilihannya saat pemungutan suara. Namun, Agung tak sepakat dengan usulan demikian.
"Kalau dalam dunia politik, dari organisasi PBB sampai dunia demokrasi lainnya, ketika menyebutkan soal usulan konsep atau pilihan konsep, itu boleh terbuka. Tapi, ketika menyangkut nama, itu tertutup. Itu lazim," pungkasnya.
Perlu diketahui, rapat Pramunaslub Partai Golkar sempat berlangsung alot antaran sistem tertutup dengan terbuka diperdebatkan.
(kri)