KPK Tegaskan Iuran Rp1 M Munaslub Golkar Gratifikasi

Jum'at, 06 Mei 2016 - 17:32 WIB
KPK Tegaskan Iuran Rp1...
KPK Tegaskan Iuran Rp1 M Munaslub Golkar Gratifikasi
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut bereaksi atas langkah Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) yang memaksa tetap memungut iuran Rp1 miliar kepada bakal calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar.

Menurut Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, tindakan panitia yang tetap meminta iuran tersebut berpotensi terjadi gratifikasi seperti yang diatur dalam Undang-undang KPK.

"Jika tidak diikuti, sumbangan seperti itu dianggap gratifikasi," ucap Syarif saat dihubungi wartawan, Jumat (6/5/2016).

Bahkan jika 'mahar' itu tetap dilanjutkan tanpa dilaporkan ke pihak KPK, lanjut Laode, maka iuran tersebut berpotensi dianggap perbuatan suap. "Kalau tidak dilaporkan ke KPK bisa dianggap suap," tegas Syarif.

Dia menegaskan, KPK akan menyiapkan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. "Iya, kan sudah dilarang," ucapnya.

Terkait beredarnya kabar panitia tak akan meloloskan bakal calon yang belum menyetorkan uang iuran tersebut, Syarif mengaku hal itu menjadi urusan Partai Golkar.

"Itu urusan mereka. KPK penegak hukum, kami akan bertindak sesuai norma-norma hukum," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved