Tantangan Bangsa Kian Kompleks, Bela Negara Jadi Solusi

Rabu, 04 Mei 2016 - 21:53 WIB
Tantangan Bangsa Kian...
Tantangan Bangsa Kian Kompleks, Bela Negara Jadi Solusi
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan kuliah umum di Universitas Suryakancana, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/5/2016).

Adapun tema kuliah umum Menhan, yakni Menumbuhkan Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Bela Negara. Kegiatan itu diikuti anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Barat. Selain mahasiswa dari Cianjur, turut hadir beberapa perwakilan mahasiswa dari Bandung, Garut, Sukabumi, dan Tasikmalaya

Dalam kuliah umumnya, Ryamizard menjelaskan tentang ancaman dan tantangan yang tengah dan akan di hadapi bangsa Indonesia.

"Ancaman yang nyata itu adalah terorisme radikal. Kedua adalah separatisme dan pemberontakan bersenjata. Jangan bilang tidak ada. Ada. Dari kecil bisa menjadi besar. Ini yang harus kita perhatikan, kita harus sadar akan hal itu," tutur Ryamizard di Universitas Suryakancana, Cianjur, Jawa Barat, Rabu, (4/5/2016).

Dia juga mengungkapkan adanya ancaman bencana alam di Tanah Air. "Kita ini (berada) di ring of fire, di patahan bumi, sewaktu-waktu bisa terkena bencana alam," tandas Ryamizard.

Dia juga mengingatkan tentang ancaman narkoba bagi kaum muda. Menurut dia, Indonesia tidak akan besar jika narkoba tidak diperangi secepat mungkin. "Ini ancaman sekarang dan yang akan datang," katanya.

Dia menegaskan Bela Negara merupakan solusi nyata untuk mencegah dan menghadapi kondisi sulit pada masa mendatang.

"Momentum ini untuk menumbuhkan kesadaran Bela Negara sebagai fondasi kekuatan bangsa guna menjaga tetap utuhnya bangsa Indonesia dan menjaga dari tantangan dan ancaman yang senantiasa ada di negeri ini," tutur Ryamizard. (Baca juga: Bela Negara Efektif Tangkal Narkoba)

Menurut dia, tantangan ke depan bagi bangsa Indonesia semakin kompleks. Seluruh elemen bangsa, kata dia, harus lebih antisipatif dalam menghadapi ancaman-ancaman tersebut.

Kemudian Menhan mengungkapkan kemirisannya mengenai kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air yang dinilainya mulai luntur. Menurut dia, hal tesebut disebabkan oleh faktor pemahaman terhadap Pancasila dan undang-undang yang minim.
(dam)
Berita Terkait
Pengamat Hukum Ini Berikan...
Pengamat Hukum Ini Berikan Rumus Jitu Menjalankan Bela Negara
Gelar Munas ke-10, FKPPI...
Gelar Munas ke-10, FKPPI Siap Perkokoh Bela Negara
Cara Indonesia Re Tanamkan...
Cara Indonesia Re Tanamkan Nilai AKHLAK bagi Generasi Milenial
Surveyor Gelar Pelatihan...
Surveyor Gelar Pelatihan Bela Negara di Bogor
Kemhan Dorong Kementerian...
Kemhan Dorong Kementerian dan Lembaga Perkuat Program Bela Negara
Bukan Hanya Tugas TNI/Polri,...
Bukan Hanya Tugas TNI/Polri, Prabowo: Milenial Juga Wajib Bela Negara
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved