Iuran Rp1 Miliar Bagi Caketum Golkar Tergantung KPK

Senin, 02 Mei 2016 - 22:34 WIB
Iuran Rp1 Miliar Bagi...
Iuran Rp1 Miliar Bagi Caketum Golkar Tergantung KPK
A A A
JAKARTA - Iuran ‎Rp1 miliar belum tentu diwajibkan bagi tiap calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar pada musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).

Sebab, panitia Munaslub menghilangkan iuran itu sebagai syarat jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan itu sebagai gratifikasi,

"Kalau dikatakan bahwa itu tidak boleh dan gratifikasi, tidak mungkin kita berlakukan. Ini masih tanda petik, karena berkaitan dengan bakal calon dari pejabat negara," kata Ketua Steering Committee (SC)‎ Munaslub Partai Golkar Nurdin Halid‎ di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (2/5/2016).

Maka itu, kata dia, Komite Etik SC Munaslub Partai Golkar bakal mengkonsultasikan itu ke KPK.‎ "Apakah kalau pejabat negara menyumbang Rp1 miliar, melanggar enggak? gratifikasi tidak?" tuturnya.

Menurut dia, hal demikian perlu dikonsultasikan pihaknya ke KPK‎. "Ada calon katakan lah uang transport Rp10-15 juta, oleh bakal calon pejabat negara, diberikan kepada bupati, atau ketua DPRD atau pejabat negara lah. Nah itu akan kami konsultasikan lah kepada KPK‎," ungkapnya.

Sebaliknya, jika KPK ‎tak mempersoalkan iuran Rp1 miliar itu, panitia Munaslub mewajibkan hal demikian. "Kalau oleh KPK tidak gratifikasi, tidak masalah, ada di AD/ART‎," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved