DPR Dukung TNI Tangkap Pekerja Proyek Kereta Cepat Asal China

Rabu, 27 April 2016 - 14:27 WIB
DPR Dukung TNI Tangkap...
DPR Dukung TNI Tangkap Pekerja Proyek Kereta Cepat Asal China
A A A
JAKARTA - Internal DPR mendukung langkah tegas TNI Angkatan Udara (AU) menangkap pekerja proyek kereta cepat asal China di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Anggota Komisi I DPR, Tb Hasanuddin mengatakan, wilayah pangkalan TNI AU merupakan wilayah terlarang bagi aktivitas masyarakat umum. Menurutnya, sesuai prosedur tetap (protap) yang berlaku, pihak sipil harus memiliki izin untuk beraktivitas di sekitar pangkalan.

"Penangkapan ini bisa dibenarkan kalau masalah izin dan penggunaan lahan TNI AU belum clear," ujar Hasanuddin melalui keterangan tertulis, Rabu (27/4/2016).

Dia juga meminta PT Wika menjelaskan kepada pihak TNI AU mengenai aktivitas pengeboran yang dilakukan perusahaan rekanannya di wilayah pangkalan militer.

"Mengapa pekerjaannya ini dimulai sebelum semuanya clear," ucapnya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menambahkan, para pihak terkait, mulai dari kepolisian, Menteri Tenaga Kerja serta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) khususnya Dirjen Imigrasi untuk membuat terang persoalan ini.

"Jangan ragu kalau mereka melanggar undang-undang. Harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tandasnya. (Baca: Identitas Pekerja Kereta Cepat Asal China yang Ditangkap TNI)

Berdasarkan keterangan Ditjen Imigrasi, lima pekerja kereta cepat asal China yang ditangkap TNI AU merupakan karyawan PT. Geo Central Mining (PT. GCM) yang merupakan counterpart dari PT. Wika (Wijaya Karya) selaku pelaksana proyek kereta cepat Jakarta Bandung.
(kur)
Berita Terkait
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ngaret, Ditargetkan (Lagi) Rampung Akhir 2022
Banjir Lumpur, Emak-Emak...
Banjir Lumpur, Emak-Emak Geruduk Proyek Kereta Cepat
AHY: Utang Whoosh Tak...
AHY: Utang Whoosh Tak Boleh Hambat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Pendanaan Baru dan Komite...
Pendanaan Baru dan Komite Kereta Cepat
Waduh Gawat! Besi Cetakan...
Waduh Gawat! Besi Cetakan Cor Proyek KCJB Berjatuhan ke Permukiman Warga
Begini Penampakan Kereta...
Begini Penampakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Tiba 2 September Mendatang
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Whoosh Rugikan WIKA Rp7,12 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved