Kolaborasi Jurnalis dan Media Sosial

Senin, 25 April 2016 - 15:41 WIB
Kolaborasi Jurnalis...
Kolaborasi Jurnalis dan Media Sosial
A A A
JAKARTA - Kolaborasi antara jurnalis dengan pengguna media sosial sudah lama terjadi. Misalnya jika seseorang memosting hal yang dianggap menarik, maka jurnalis akan menghubungi untuk memperdalam informasi untuk kemudian diberitakan.

Semakin banyak hal positif, bersifat inspiratif dan informatif yang diposting di media sosial semakin memberi ruang bagi para jurnalis untuk melakukan pengembangan berita. Adanya media sosial ini diakui turut membantu para jurnalis dalam mengembangkan suatu berita menarik.

“Jujur saja, sebelum ada medsos (media sosial-red), jurnalis banyak mencari berita sendiri. Namun dengan adanya media sosial, jurnalis sangat terbantu dengan berbagai informasi dan pembicaraan masyarakat di media sosial," ujar jurnalis Koran Sindo, Chamad Hojin dalam acara diskusi bertajuk, Bagaimana Meningkatkan Kolaborasi Pengguna Media Sosial Untuk Kepentingan Nasional?" di Sekretariat Gerakan Pemuda Ansor, Jalan Kramat Raya 65 A, Jakarta Pusat, beberapa waktul lalu.

Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Staria dalam kesempatan yang sama menyampaikan, kolaborasi membuktikan seseorang atau sebuah komunitas mampu bekerja sama. Menurutnya, kolaborasi merupakan indikator sukses sebuah komunikasi.

“Sekurangnya ada tiga isu utama medsos (media sosial). Keamanan, kreatifitas dan kolaborasi," jelas Hariqo.

Fungsionaris Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Hasanuddin Ali menambahkan, salah satu isu yang menjadi fokus GP Ansor di media sosial adalah tentang mempertahankan keutuhan NKRI, mempromosikan keberagaman, melawan propaganda radikalisme dan separatisme di media sosial. (Baca: Menkominfo Ungkap Jumlah Situs Berkonten Radikal Meningkat)

“Sikap ini sudah turun-temurun diwariskan di Ansor, sekarang tinggal memperkuat gerakan kami di media sosial, sekarang ini kami dalam tahap pembenahan setelah pelantikan Pengurus Pusat GP Ansor,” ucap Hasanudin.
(kur)
Berita Terkait
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Australia Bakal Melarang...
Australia Bakal Melarang Anak di Bawah Umur dari Media Sosial: Minimal 16 Tahun!
Pemerintah Indonesia...
Pemerintah Indonesia Kaji Aturan Batas Usia Medsos, Bye-Bye TikTok untuk Anak di Bawah Umur?
Maksimalkan Beragam...
Maksimalkan Beragam Fitur Sosmed, Brand Mahasiswa ini Tembus Negeri Tetangga
Hadirkan Teknologi Inovatif...
Hadirkan Teknologi Inovatif untuk Pelanggan, Blibli Bersaing secara Global
Teknologi Machine Learning...
Teknologi Machine Learning Bikin Aman dan Nyaman Bersosial Media
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved