Klarifikasi Kuasa Hukum Sanusi Soal Uang Rp860 Juta

Rabu, 20 April 2016 - 21:59 WIB
Klarifikasi Kuasa Hukum...
Klarifikasi Kuasa Hukum Sanusi Soal Uang Rp860 Juta
A A A
JAKARTA - Pengacara Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Krisna Murthi mengklarifikasi perihal uang Rp860 juta yang ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang kerja kliennya.

Krisna mengungkapkan, uang tersebut merupakan pemberian pertama dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (PT APLN) Ariesman Widjaja. Pernyataan Krisna bertentangan dengan keterangan resmi KPK yang menyebut pemberian pertama kepada Sanusi dari Ariesman sebesar Rp1 miliar.

"Ya memang begitu, nyatanya pemberian pertama Rp 860 juta, yang belum pernah terpakai uangnya. Kedua pemberiannya Rp1 miliar dan Rp140 juta," kata Krisna di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2016).

Hari ini untuk kesekian kalinya Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta itu diperiksa. Penyidik mengambil sampel suara Sanusi untuk dicocokkan dengan hasil sadapan. Krisna menyebut dalam sadapan tersebut ada pula suara Sunny Tanuwidjaja, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Pengambilan sampel suara, yang di mana ada tappingan (rekaman) penyidik, diambil suara. Lalu tambahannya lebih pada keaktifan suara Sunny tadi," ujar Krisna.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, yaitu M Sanusi selaku Ketua Komisi D DPRD DKI, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (PT APL), Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro selaku Personal Assistant di PT APL.
(dam)
Berita Terkait
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Satpol PP Segel Pantai...
Satpol PP Segel Pantai Reklamasi PIK Gara-gara Kerumunan
Reklamasi Pantai Tanpa...
Reklamasi Pantai Tanpa Izin, PT PAN Didenda Miliaran Rupiah
Wisata Pasir Putih Pantai...
Wisata Pasir Putih Pantai Reklamasi
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved