DPR Dorong Syarat Pengajuan Sengketa di MK Ditambah

Kamis, 14 April 2016 - 15:51 WIB
DPR Dorong Syarat Pengajuan...
DPR Dorong Syarat Pengajuan Sengketa di MK Ditambah
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR berharap syarat pasangan calon kepala daerah bisa mengajukan gugatan hasil di Mahkamah Konstitusi (MK) ditambah. Di Pilkada 2015 lalu, hanya pasangan dengan selisih 0,5-2% yang diterima pengajuan sengketanya di MK.

"Kalau dari kami sampai 10%. Karena 2% itu angka (terlalu) kecil dan sejauh pengamatan kami angka itu dimungkinkan incumbent melakukan kecurangan (sampai 2%) itu tidak sulit," ujar Wakil Ketua Komisi II Ahmad Riza Patria usai mengadakan konsultasi di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Riza mengatakan, dengan tetap diberlakukannya syarat selisih 0,5-2% itu artinya DPR justru melegalkan bentuk kecurangan. "Kalau angkanya 10% saya kira tidak mudah bagi siapapun bagi kepala daerah melakukan kecurangan," lanjut Riza.

Dia menambahkan, dengan ditambahnya syarat pengajuan sengketa maka pasangan calon yang merasa dicurangi bisa lebih banyak dan berpeluang diterima pengajuannya oleh MK. Berbeda apabila syarat tersebut ditiadakan.

"Jadi cara moderat yang ingin kita usulkan di revisi UU ini," tambahnya.

Seperti diketahui, pada penyelesaian sengketa pilkada lalu, syarat 0,5-2% sempat menjadi perdebatan. Aturan yang terdapat di dalam Pasal 158 UU 8 Nomor 2015 itu dianggap membatasi ruang pasangan calon untuk mendapat keadilan pilkada di MK.
(kri)
Berita Terkait
Menteri Yandri Terbukti...
Menteri Yandri Terbukti Bantu Kemenangan Istri, Pilkada Serang Diulang
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Putusan MK Pastikan...
Putusan MK Pastikan M Rudi-Amsakar Pemenang Pilkada Batam
MK Tolak Jadwal Pilkada...
MK Tolak Jadwal Pilkada 2024 Diubah, Putuskan Tetap Sesuai Agenda
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Berita Terkini
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved