Golkar Akan Gelar Debat Calon Ketua Umum

Kamis, 07 April 2016 - 21:17 WIB
Golkar Akan Gelar Debat...
Golkar Akan Gelar Debat Calon Ketua Umum
A A A
JAKARTA - Bagi kader Partai Golkar yang ingin bertarung merebut kursi ketua umum pada Musyawarah Nasional (Munas) 7 Mei 2016 mendatang harus mempersiapkan diri secara matang.

Pasalnya ‎sebelum pelaksanaan munas pada Mei mendatang di Bali, setiap calon ketua umum Partai Golkar itu wajib mengikuti debat kandidat.

Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mengatakan debat kandidat akan digelar pada 28 - 30 April mendatang. "Saya ingin membuat debat publik dengan dasar pemahaman visi Indonesia 2045. Dengan begitu saya harapkan seluruh calon ketua umum dapat mempelajari‎nya," ujar Ical di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (7/4/2016).

‎Menurut dia, setiap acara debat akan diikuti sekitar dua sampai tiga calon ketua umum Partai Golkar. Ical menjelaskan mengikuti debat kandidat merupakan salah satu syarat mutlak bagi kader yang ingin menjadi calon ketua umum.

"Saya harapkan saudara-saudara bisa menanggapinya dengan ide-ide yang lebih baik," ujarnya.

Keinginan Ical itu pun disambut positif salah satu bakal calon ketua umum Partai Golkar‎ Airlangga Hartanto. Menurut Airlangga, debat publik itu akan menjadi tradisi yang baik bagi partainya.

Terlebih, Airlangga mengaku sudah menyampaikan hal demikian pada setiap kampanye di berbagai daerah belakangan ini. "Konsepnya sudah saya sampaikan, salah satunya mendorong didirikannya sekolah politik," ‎kata Airlangga.

Sementara itu, kader Partai Golkar yang ditetapkan menjadi calon ketua umum nantinya akan menandatangani pakta integritas yang menyatakan siap menang dan siap kalah. Salah satu poin dalam pakta tersebut ialah berjanji tidak membuat partai baru jika kalah atau tidak terpilih dalam munas.

Kandidat yang kalah pada Munas Partai Golkar juga dilarang eksodus ke partai politik lain. "Tanpa itu, dia enggak boleh jadi bakal calon," kata Ketua Steering Committee (SC) Munaslub Partai Golkar Nurdin Halid‎.

‎Dia mengatakan, para calon ketua umum Partai Golkar juga dilarang melakukan politik uang (money politics) maupun mengintimidasi kader pemilik suara. Nurdin menegaskan panitia munas tak segan-segan‎ memberikan sanksi berupa diskualifikasi kepada kandidat yang melanggar aturan.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved