Soal Kematian Siyono, Polri Merasa Disudutkan

Selasa, 29 Maret 2016 - 08:57 WIB
Soal Kematian Siyono,...
Soal Kematian Siyono, Polri Merasa Disudutkan
A A A
JAKARTA - Kematian korban terduga teroris bernama Siyono banyak menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai kinerja Polri. Salah satunya Polri dianggap melanggar hak asasi manusi (HAM) lantaran dituduh sebagai penyebab atas meninggalnya warga Klaten, Jawa Tengah itu.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan mengatakan kematian Siyono merupakan kecelakaan yang tidak diinginkan.

Menurut dia, Siyono merupakan panglima laskar pengganti JM untuk membangun Negara Islam Indonesia (NII). “Jadi ini betul-betul kecelakaan, tapi silakan saja seandainya itu memang mau dikatakan melanggar HAM atau lainnya silakan saja,” ujar Anton Charliyan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Anton menambahkan, kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dan Polri dalam menangani kasus Siyono dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan hukum. (Baca juga: Kontras Minta Kapolri Tindak Densus Atas Kematian Siyono)

Menurut dia, Polri dapat membuktikan bila Siyono benar-benar skema baru dari Jamaah Islamiyah (JI). “Tapi kenapa ketika banyak TNI dan Polri jadi korban tidak ada satu orang juga mengatakan melanggar HAM. Justru ketika orang yang jelas-jelas bisa kita buktikan berdasarkan saksi, berdasarkan bukti bahwa dia adalah seorang petinggi teroris dikatakan melanggar HAM dari situ saja Polri sudah disudutkan,” tutur Anton.

Anton khawatir jika masyarakat terus menyudutkan Polri, tidak menutup kemungkinan akan memengaruhi mental anggotanya dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menangani kasus terorisme.

“Apabila terus begini akan melemahkan mental anggota di lapangan, kita katanya tidak takut teroris tetapi jangan sampai ada satu grand design untuk menyudutkan Polri karena memang mereka ahli dalam publikasi dan provokasi dari golongan teroris,” kata Anton.


PILIHAN:
Kapal Indonesia Diduga Dibajak Kelompok Abu Sayyaf
(dam)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
Penangkapan Munarman...
Penangkapan Munarman Juga Terkait Kasus 13 Teroris di Jakarta
Berita Terkini
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved