Dimyati: Rugi Kita Jika Perang dengan China

Jum'at, 25 Maret 2016 - 09:37 WIB
Dimyati: Rugi Kita Jika...
Dimyati: Rugi Kita Jika Perang dengan China
A A A
JAKARTA - Kesediaan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ke Hainan, China di saat negeri tirai bambu itu melanggar kedaulatan NKRI di perairan Natuna diyakini memiliki sisi positif.

Anggota Komisi I DPR Achmad Dimyati Natakusumah‎ meyakini, tidak hanya masalah investasi dibahas antara JK dengan sejumlah pemimpin perusahaan China di Hainan. Dia berpendapat, komunikasi bilateral antara Indonesia dengan China diperlukan saat ini.

‎"Memang harus ada komunikasi intens agar tidak terjadi bentrok antara Indonesia dengan RRC (Republik Rakyat China)," kata Dimyati saat dihubungi, Kamis (24/3/2016).

Namun, kata dia, pemerintah Indonesia juga perlu menyiapkan penanganan yang sifatnya preventif agar kejadian di laut Natuna itu tak terulang kembali. Lanjut dia, pemerintah juga harus memiliki sistem peringatan dini (Early Warning System) ‎atau teknologi yang lebih canggih.

"Jangan sampai kita di Laut Natuna kita terjadi peperangan, rugi juga kita kalau terjadi, karena armada China lebih hebat dibanding kita, mudah-mudahan China akui kedaulatan NKRI," pungkasnya. Adapun pertemuan antara JK dengan sejumlah pemimpin perusahaan China itu membahas persoalan investasi di Indonesia.

Diketahui, pada operasi akhir pekan lalu, KP Hiu 11 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap kapal pelaku penangkapan ikan ilegal asal China, KM Kway Fey 10078, di perairan Natuna, Sabtu 19 Maret 2016.

Proses penangkapan tersebut tidak berjalan mulus, karena sebuah kapal coast guard China secara sengaja menabrak KM Kway Fey 10078, Minggu 20 Maret 2016 dini hari ketika operasi penggiringan kapal nelayan ilegal dilakukan. Manuver berbahaya itu diduga untuk mempersulit KP Hiu 11 menahan awak KM Kway Fey 10078.

PILIHAN:

Istana Bantah Kabar Pengunduran Diri Sudirman Said

Terkait Blok Masela, Sudirman Said Bantah Isu Mundur
(kri)
Berita Terkait
Jualan Ikan Cupang Curian...
Jualan Ikan Cupang Curian Lewat Medsos, Pemuda Tulungagung Dibekuk Polisi
Polisi Gulung 3 Pencuri...
Polisi Gulung 3 Pencuri 297 Kg Ikan Cakalang
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Curi Ikan dengan Trawl,...
Curi Ikan dengan Trawl, 3 Kapal Malaysia Diamankan
Edhy Prabowo Beberkan...
Edhy Prabowo Beberkan Modus-modus Kejahatan Pelaku Pencurian Ikan
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved