Tanggapan Menteri Luhut Terkait Australia Keluarkan Travel Advice
Jum'at, 26 Februari 2016 - 15:43 WIB
Tanggapan Menteri Luhut Terkait Australia Keluarkan Travel Advice
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, travel advice yang dikeluarkan oleh Pemerintah Australia yang ditujukan pada warga negaranya yang ada di Indonesia merupakan sinyal peringatan saja.
“Hanya mengingatkan, karena kita info pada mereka ada begini-begini, kita katakan pada mereka (Pemerintah Australia) juga bahwa semua sampai sekarang itu masih terkendali,” kata Luhut di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/2/2016).
Menurut Luhut, tanpa adanya travel advice, Polri masih mampu melihat dan mendeteksi sebuah gerakan yang berbau ancaman, baik teror atau ancaman lainnya yang ada di Indonesia.
“Semua polisi mampu mendeteksi, mampu melihat sebuah gerakan. Tentu kita tetap waspada,” ujar Luhur.
Perlu diketahui sebelumnya, travel advice Pemerintah Australia pertama kali muncul saat media AFP merilisnya. Imbauan itu keluar beberapa hari setelah Australia mengeluarkan peringatan kemungkinan serangan teror di Malaysia.
Dalam surat imbauan itu juga, Pemerintah Australia meminta warganya untuk berhati-hati saat mengunjungi Jakarta, Bali dan Lombok terkait tingginya ancaman serangan teror.
“Hanya mengingatkan, karena kita info pada mereka ada begini-begini, kita katakan pada mereka (Pemerintah Australia) juga bahwa semua sampai sekarang itu masih terkendali,” kata Luhut di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/2/2016).
Menurut Luhut, tanpa adanya travel advice, Polri masih mampu melihat dan mendeteksi sebuah gerakan yang berbau ancaman, baik teror atau ancaman lainnya yang ada di Indonesia.
“Semua polisi mampu mendeteksi, mampu melihat sebuah gerakan. Tentu kita tetap waspada,” ujar Luhur.
Perlu diketahui sebelumnya, travel advice Pemerintah Australia pertama kali muncul saat media AFP merilisnya. Imbauan itu keluar beberapa hari setelah Australia mengeluarkan peringatan kemungkinan serangan teror di Malaysia.
Dalam surat imbauan itu juga, Pemerintah Australia meminta warganya untuk berhati-hati saat mengunjungi Jakarta, Bali dan Lombok terkait tingginya ancaman serangan teror.
(maf)