Pangkostrad Janji Singkirkan Narkoba dari Kesatuannya
Jum'at, 26 Februari 2016 - 00:08 WIB
Pangkostrad Janji Singkirkan Narkoba dari Kesatuannya
A
A
A
KARANGANYAR - Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi berjanji, bakal membersihkan para prajurit dari narkoba. Menurutya, barang haram itu dapat merusak moral dan fisik para prajurit.
Di sela-sela ziarah ke makam mantan Presiden Soeharto di Astana Giribangun Karanganyar, Kamis (25/2/2016) siang, Edy berjanji untuk membersihkan narkoba dari internal Kostrad. Menurutnya pembersihan bakal dilakukan mulai dari tingkatan terbawah hingga tingkatan teratas di kesatuan yang dibentuk oleh Soeharto tersebut.
Menurutnya, prajurit TNI tidak ada yang boleh memakai barang haram tersebut dengan alasan apapun. Jika ingin menggunakan barang haram, maka dia tidak segan-segan untuk mengeluarkan sang prajurit dari pasukan elite angkatan darat itu.
“Jika ada yang terbukti menggunakan narkoba maka prajurit akan kami buang atau lebih tepatnya akan kita pecat,” ucapnya.
Lebih lanjut, kata dia, untuk pengawasan pihaknya bakal terjun langsung ke batalyon-batalyon yang berada di bawah naungan Kostrad. Dengan seperti itu, dia berharap agar kesatuannya bisa bersih dan terbebas dari narkoba.
Setelah prajuritnya bersih dari narkoba, pihaknya juga berjanji untuk bekerjasama dengan kepolisian untuk menyingkirkan narkoba dari Indonesia. Pasalnya, peredaran barang haram itu sudah dalam tahap yang memperihatinkan di Indonesia.
Edy menambahkan, jika tidak dibersihkan sejak sekarang maka dikhawatirkan peredarannya akan semakin besar di Indonesia. “Kita bersihkan dahulu di internal kami, kalau belum bersih kita kan juga tidak mungkin untuk membantu kepolisian,” tegasnya.
PILIHAN:
PPP Pasrahkan Nasib Anak Eks Wapres ke MKD
TNI Berhasil Temukan Patok Batas Indonesia-Papua Nugini
Di sela-sela ziarah ke makam mantan Presiden Soeharto di Astana Giribangun Karanganyar, Kamis (25/2/2016) siang, Edy berjanji untuk membersihkan narkoba dari internal Kostrad. Menurutnya pembersihan bakal dilakukan mulai dari tingkatan terbawah hingga tingkatan teratas di kesatuan yang dibentuk oleh Soeharto tersebut.
Menurutnya, prajurit TNI tidak ada yang boleh memakai barang haram tersebut dengan alasan apapun. Jika ingin menggunakan barang haram, maka dia tidak segan-segan untuk mengeluarkan sang prajurit dari pasukan elite angkatan darat itu.
“Jika ada yang terbukti menggunakan narkoba maka prajurit akan kami buang atau lebih tepatnya akan kita pecat,” ucapnya.
Lebih lanjut, kata dia, untuk pengawasan pihaknya bakal terjun langsung ke batalyon-batalyon yang berada di bawah naungan Kostrad. Dengan seperti itu, dia berharap agar kesatuannya bisa bersih dan terbebas dari narkoba.
Setelah prajuritnya bersih dari narkoba, pihaknya juga berjanji untuk bekerjasama dengan kepolisian untuk menyingkirkan narkoba dari Indonesia. Pasalnya, peredaran barang haram itu sudah dalam tahap yang memperihatinkan di Indonesia.
Edy menambahkan, jika tidak dibersihkan sejak sekarang maka dikhawatirkan peredarannya akan semakin besar di Indonesia. “Kita bersihkan dahulu di internal kami, kalau belum bersih kita kan juga tidak mungkin untuk membantu kepolisian,” tegasnya.
PILIHAN:
PPP Pasrahkan Nasib Anak Eks Wapres ke MKD
TNI Berhasil Temukan Patok Batas Indonesia-Papua Nugini
(kri)