Jangan Jadikan Penundaan Revisi UU KPK untuk Pencitraan

Selasa, 23 Februari 2016 - 11:03 WIB
Jangan Jadikan Penundaan...
Jangan Jadikan Penundaan Revisi UU KPK untuk Pencitraan
A A A
JAKARTA - Penundaan pengambilan keputusan tentang revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) diharapkan tidak dijadikan sarana pencitraan oleh Pemerintah Joko Widodo. (Baca juga: Jokowi dan DPR Sepakat Tunda revisi UU KPK)

Keputusan rencana revisi Undang-undang (UU) KPK ditunda berdasarkan atas hasil rapat konsultasi antara Presiden Jokowi dan DPR di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2/2016).

‎"Jangan sampai ini dijadikan kayak mainan oleh mereka. Kalau Gerindra (menolak revisi UU KPK) memang so pasti untuk rakyat, tapi jangan yang lain jadikan seperti pencitraan. Yang satu ngangkat, Jokowi smash," kata Anggota Komisi III DPR Wenny Warouw‎ di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Terlebih, lanjut dia, revisi UU KPK akan kembali dibahas setelah sosialisasi kepada masyarakat ‎tentang tujuan revisi itu selesai.

‎"Karena tidak dikeluarkan dari longlist-nya pembahasan di Badan Legislasi, tetap hanya dalam rangka sosialisasi, sosialisasi, gitu lho. Berarti pengertiannya begitu sosialisasi, bahas lagi," tuturnya. (Baca juga: KPK Ingin Jokowi Tolak Revisi UU Bukan Menunda)

Dia menegaskan Gerindra tetap menolak revisi Undang-undang KPK tersebut.‎ "Tetap Gerindra enggak bakal mundur, begitu saja," tutur politikus Partai Gerindra ini.

Kendati demikian, Wenny mengapresiasi penundaan. Menurut dia, keputusan tersebut dinilainya baik bagi masyarakat.


PILIHAN:

Demokrat Minta Pemerintah-DPR Dengar Suara Rakyat
(dam)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved