Akomodir Pendukung, Jokowi Ingkari Janji Kampanye 2014

Sabtu, 06 Februari 2016 - 12:28 WIB
Akomodir Pendukung,...
Akomodir Pendukung, Jokowi Ingkari Janji Kampanye 2014
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak konsisten dengan janjinya saat kampanye di Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 lalu.

Dalam kampanyenya, Jokowi berjanji tidak akan membentuk postur kabinet yang gemuk. Namun, sebaliknya, setelah resmi menjadi presiden, kabinet Jokowi yang dibentuk besar dan didominasi para pendukungnya.

"Beliau tidak konsisten, waktu kampanye bilang mau buat kabinet ramping, tapi gemuk juga," ujar mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua saat menghadiri acara diskusi Polemik Sindo Trijaya bertajuk Senjakala KPK, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/2/2016).

Janji kampanye Jokowi lainnya yang diingkari adalah menyatakan dukungan penuh kepada KPK dalam memberantasa korupsi. Kenyataannya, kata dia Jokowi enggan membuat kebijakan untuk menghentikan revisi Undang-undang KPK.

"Dulu beliau mendukung KPK, tapi kalau kemudian sekarang ada revisi UU KPK nantinya Jokowi sahkan berarti jelas terbukti bahwa beliau memang tidak konsisten," ucapnya.

Baca: Fadjroel Rachman Dapat Kursi Komisaris Utama Adhi Karya.
(kur)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved