Masinton Cium Motif Politik di balik Tuduhan Penganiayaan
Minggu, 31 Januari 2016 - 16:10 WIB
Masinton Cium Motif Politik di balik Tuduhan Penganiayaan
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu menduga ada motif politik di balik tuduhan dirinya menganiaya staf ahli bernama Dita Aditia Ismawati.
Pasalnya politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu merasa tidak pernah memukul Dita. Menurut Masinton, luka lebam di wajah Dita akibat terkena tangan sopir Masinton. (Baca juga: Penjelasan Staf Masinton Soal Tuduhan Kasus Penganiayaan)
Saat ini, kata dia, si sopir secara spontan menghalau tangan Dita yang berupaya mengganggu. "Ini berarti kita sudah tahu kan motifnya politis. Aku dituduh mukul dia, ini pembunuhan karakter," kata Masinton saat dihubungi wartawan, Minggu (31/1/2016).
Saat kejadian, cerita Masinton, kondisi Dita ditengarai sedang mabuk setelah dijemput di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Saat di mobil, kata dia, Dita membuat ulah yang dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan.
Dalam kasus ini, Masinton mengaku akan menunggu langkah yang ditempuh Dita dan kuasa hukumnya. "Aku tunggu saja apa yang harus dilakukan," ujarnya.
Sebelumnya, anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu dilaporkan oleh staf ahli DPR RI Dita Aditia Ismawati ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas tuduhan melakukan penganiayaan.
PILIHAN:
Diusulkan Jad Lembaga Tunggal Tangani KPK, Ini Reaksi KPK
Pasalnya politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu merasa tidak pernah memukul Dita. Menurut Masinton, luka lebam di wajah Dita akibat terkena tangan sopir Masinton. (Baca juga: Penjelasan Staf Masinton Soal Tuduhan Kasus Penganiayaan)
Saat ini, kata dia, si sopir secara spontan menghalau tangan Dita yang berupaya mengganggu. "Ini berarti kita sudah tahu kan motifnya politis. Aku dituduh mukul dia, ini pembunuhan karakter," kata Masinton saat dihubungi wartawan, Minggu (31/1/2016).
Saat kejadian, cerita Masinton, kondisi Dita ditengarai sedang mabuk setelah dijemput di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Saat di mobil, kata dia, Dita membuat ulah yang dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan.
Dalam kasus ini, Masinton mengaku akan menunggu langkah yang ditempuh Dita dan kuasa hukumnya. "Aku tunggu saja apa yang harus dilakukan," ujarnya.
Sebelumnya, anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu dilaporkan oleh staf ahli DPR RI Dita Aditia Ismawati ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas tuduhan melakukan penganiayaan.
PILIHAN:
Diusulkan Jad Lembaga Tunggal Tangani KPK, Ini Reaksi KPK
(dam)