Umbar SMS Kaleng, Jaksa Agung Dinilai Bikin Gaduh

Jum'at, 29 Januari 2016 - 17:30 WIB
Umbar SMS Kaleng, Jaksa...
Umbar SMS Kaleng, Jaksa Agung Dinilai Bikin Gaduh
A A A
JAKARTA - Sikap Jaksa Agung HM Prasetyo yang menceritakan tentang ancaman berupa SMS (short messages service/pesan singkat) di hadapan Komisi III DPR dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dinilai berlebihan.

Menurut pakar hukum Profesor Romli Atmasasmita, isi pesan itu tidak masuk dalam kategori ancaman kepada pihak lain.

"Sekarang begini, dari SMS itu ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, tidak ada kata-kata yang bernada mengancam, itu semua hanya mengingatkan. Kedua, yang SMS pun tak memiliki kekuatan untuk mengancam karena ini hanyalah sebuah SMS," tutur Romli, Jumat, (29/1/2016).

"Jadi saya kira penegak hukum pun pasti mengerti kalau SMS itu bukan untuk mengancam. Jadi menggembor-gembornya ke banyak pihak termasuk Bareskrim saya pikir sia-sia, malah menambah gaduh," sambung Romli.

Romli pun mengingatkan Jaksa Agung Prasetyo untuk tidak terlalu mengumbar permasalahan SMS tersebut karena harusnya permasalahan ini selesai di tingkat internal.

"Harusnya, dikonfirmasi dahulu dari mana SMS itu, mengapa SMS itu dipersoalkan, bagaimana penyelesaiannya, bukan malah menambah masalah dengan mengumbar SMS itu kemana-mana," kata Romli.


PILIHAN:


Yusril Somasi Menteri Susi
(dam)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved