Jokowi Disarankan Proses Hukum jika Ada Pihak Catut Nama Presiden
Jum'at, 22 Januari 2016 - 18:25 WIB
Jokowi Disarankan Proses Hukum jika Ada Pihak Catut Nama Presiden
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Ade Komarudin sepakat dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar semua pihak mengabaikan siapapun yang mencatut nama Jokowi untuk meminta jabatan atau proyek.
Namun menurut Ade, sebaiknya Jokowi melakukan proses hukum terhadap pihak yang diduga telah mencatut nama presiden.
"Itu betul. Pokoknya yang catut-mencatut harus diproses karena itu membahayakan. Apalagi beliau ini kepala negara dan kepala pemerintahan," ujar Ade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/1/2016).
(Baca: Jokowi Sebut Siapapun Catut Nama Saya, Abaikan Saja)
Politikus Partai Golkar itu mengatakan, sebagai penyelenggara negara baik pemerintah maupun parlemen ingin bekerja maksimal untuk negara. "Jangan sampai terganggu oleh hal-hal yang sesungguhnya tidak perlu," ucap Ade.
Bahkan Ade menyarankan mantan Gubrnur DKI Jakarta itu melakukan proses hukum jika ada yang mencatut nama Jokowi. "Karena apa mengganggu kinerja. Apalagi presiden beliau dua kepala negara dan kepala pemerintah memerlukan kerja keras," tutur Ade.
Kendati demikian, Ade mengaku tidak mengetahui apakah langkah Jokowi tersebut lantaran ada nama baru yang telah mencatut namanya. "Saya tidak tahu, hanya presiden yang tahu soal itu ya," tandasnya.
Pilihan:
JK Ungkap Pemicu Konflik Golkar
Setya Novanto Rotasi Total Fraksi Golkar, Ini Respons Bamsoet
Namun menurut Ade, sebaiknya Jokowi melakukan proses hukum terhadap pihak yang diduga telah mencatut nama presiden.
"Itu betul. Pokoknya yang catut-mencatut harus diproses karena itu membahayakan. Apalagi beliau ini kepala negara dan kepala pemerintahan," ujar Ade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/1/2016).
(Baca: Jokowi Sebut Siapapun Catut Nama Saya, Abaikan Saja)
Politikus Partai Golkar itu mengatakan, sebagai penyelenggara negara baik pemerintah maupun parlemen ingin bekerja maksimal untuk negara. "Jangan sampai terganggu oleh hal-hal yang sesungguhnya tidak perlu," ucap Ade.
Bahkan Ade menyarankan mantan Gubrnur DKI Jakarta itu melakukan proses hukum jika ada yang mencatut nama Jokowi. "Karena apa mengganggu kinerja. Apalagi presiden beliau dua kepala negara dan kepala pemerintah memerlukan kerja keras," tutur Ade.
Kendati demikian, Ade mengaku tidak mengetahui apakah langkah Jokowi tersebut lantaran ada nama baru yang telah mencatut namanya. "Saya tidak tahu, hanya presiden yang tahu soal itu ya," tandasnya.
Pilihan:
JK Ungkap Pemicu Konflik Golkar
Setya Novanto Rotasi Total Fraksi Golkar, Ini Respons Bamsoet
(maf)